Gemes!

Tikus bagi sebagian orang adalah hewan yang menjijikan. Tapi, nggak sedikit juga yang memelihara tikus sebagai hewan peliharaan. Kebanyakan tikus peliharaan bukanlah tikus-tikus liar yang biasa ditemuin di rumah atau jalanan. Namun, berbeda dengan Simon Dell. Melansir dari BoredPanda, Simon membuat “perdesaan” untuk tikus-tikus di kebun.

"Suatu hari saya keluar hanya untuk mengambil foto burung di kebun dan setelah memotong rumput, saya melihat sesuatu bergerak di tanah. Saya mengarahkan kamera saya ke tanah dan terkejut, tetapi sangat senang melihat seekor tikus rumah kecil yang sangat lucu berdiri seperti meerkat di potongan rumput segar,” ujar Simon.

Simon langsung berlari ke dalam rumah untuk mengambil beberapa kacang untuk diletakkan buat si tikus. Simon duduk di sana untuk beberapa menit dan si tikus keluar untuk mengambil makanannya. Saat itu juga, Simon berpikir untuk memberinya gubuk kecil untuk bersembunyi serta memberinya makan.

Awalnya hanya ada satu tikus. Tikus itu punya telinga yang sedikit terpotong dan Simon menamainya George. Simon menumpuk beberapa kayu kecil di sekitar kotak sebagai rumah untuk George. Lalu ia menutupinya dengan lumut dan jerami sebagai atap.

Beberapa hari kemudian, Simon menyadari bahwa sepertinya ada lebih dari satu tikus yang tinggal di situ. Benar aja, nggak butuh waktu lama kedua tikus itu keluar buat mengambil sedikit makanan.

Simon akhirnya memutuskan untuk membuat lebih banyak lagi rumah-rumah kecil buat para tikus yang tinggal di kebunnya itu. Pada awalnya membuat rumah untuk tikus itu mudah banget, cuma butuh waktu beberapa jam aja. Karena makin banyak tikus yang datang, Simon membuat perubahan dengan menambah lebih banyak kamar dan membuat 3 pintu supaya mereka bisa melarikan diri sewaktu ada bahaya.

Selama berminggu-minggu dan berbulan-bulan, “desa” itu terus berkembang. Simon memperluas “desa” tersebut dan melakukan persiapan untuk para tikus menghadapi musim dingin.

Simon memperkirakan ada sekitar 5 tikus dan satu tikus betina, Mildred, yang terlihat sedang hamil tua. Ia berharap akan ada banyak bayi tikus pada saat menjelang Natal nantinya. Ia tidak keberatan jika nanti tikus-tikus itu bertambah banyak.

Bagaimanapun juga, mereka adalah hewan liar. Mereka akan lari jika Simon terlalu dekat atau bergerak terlalu cepat. Meski begitu, Simon sering berhasil duduk hanya beberapa meter dari mereka saat tikus-tikus itu keluar-masuk untuk mengambil makanan. Simon pun mengabadikannya dengan lensa zoom.

tikus buah warna-warnitikus dan motortikus di buahtikus makan

Komentar