menangis

Kirain sama aja bentuknya.

Pada tahun 2008 silam, seorang fotografer bernama Rose-Lynn Fisher mengalami masa yang berat dalam hidupnya. Dia kehilangan beberapa orang yang sangat dekat dengannya. Saat itu dia banyak menangis. Suatu ketika, Fisher mulai melihat air matanya sendiri dan punya ide. Dia pengen memotret air mata saat dilihat dengan mikroskop.

Berawal dari rasa penasaran akan hasilnya, dia memulai project yang dinamai "The Topography of Tears" ini. Dari project inilah dia menyadari bahwa bentuk air mata tuh bisa beda-beda. Ada yang mirip kek bangunan, aerial shots, dan lain sebagainya. Emosi yang beda ternyata menghasilkan bentuk air mata yang beda.

#1 Air mata duka cita atau kesedihan

grief

#2 Air mata kebahagian

elation

#3 Air mata mengikhlaskan atau melepaskan sesuatu

release

#4 Air mata kebebasan

liberation

#5 Air mata harapan

hope

#6 Air mata perubahan

change

#7 Air mata karena mengiris bawang

onions

#8 Air mata saat ketawa sampai menangis

laughing til crying

#9 Air mata saat ingat kenangan

remembrance

#10 Air mata awal dan akhir

tears of ending and beginning

Selama ini kita nggak pernah memikirkan kalo ternyata air mata tuh bentuknya bisa beda. Kita cuma ngeliat dengan mata telanjang dan bentuknya ya gitu-gitu aja. Yang namanya air mata pasti air yang warnanya bening. Udah gitu doang.

Foto Header: iStock

Komentar