framing

Salah satu tips komposisi dasar pada fotografi adalah framing

Menempatkan objek utama foto atau Point of Interest (POI) dalam posisi yang sedemikian rupa sehingga dikelilingi elemen lain dalam foto. Framing bisa dicapai salah satunya dengan menempatkan elemen foto yang jaraknya dekat dengan kamera sebagai latar depan (foreground) yang mengelilingi point of interest yang menjadi latar belakang (background).

framing
Dengan komposisi framing, kita bisa menambah kesan dimensi dalam foto karena ada lapisan yang dibentuk antara frame dengan POI sehingga secara visual lebih menarik. Selain itu, dengan membuat elemen lain mengisolasi subyek utama, kita bisa menuntun mata dan perhatian orang yang melihat foto kearah subyek utama tadi.
Tujuan lain dari framing adalah untuk memberi konteks pada foto, karena frame disini seolah-seolah berfungsi membatasi dan memberi pengantar bagi pemahaman kita pada lingkungan sekitar foto.

framing 2
Frame yang bisa kita manfaatkan untuk menyusun komposisi ini bisa jadi apa saja. Dari ranting pohon, jendela, rangka besi, cermin sampai struktur bangunan. Dan framing tidak harus mengisolasi keempat sisi objek utama dalam satu frame yang apik.
Saat melakukan framing dalam foto, pikirkan dengan matang kesesuaian dan irama antara foreground (latar depan) dan background (latar belakang). Bicara mengenai framing dan irama, isolasi serta konteks, foto legendaris Ansel Adams dibawah ini mungkin adalah salah satu contoh framing yang sempurna:

framing 1

Komentar