Pameran NG Swanti 240114 600 px 3

Mari Melihat Foto Dengan Hati dan Imajinasi

Pernah denger istilah fotografi perasaan? kalau belum pernah denger wajar aja sih. soalnya itu istilah yang P! usung sendiri aja. Haha. Istilah ini muncul ketika P! lagi menyaksikan foto-fotonya Ng Swanti dalam peluncuran buku dan pameran tunggalnya yang bertajuk Illusion di Galerin Fotografi Jurnalistik Antara, Pasar Baru, Jakarta.

Ketika P! ngeliat foto tanaman berbunga yang bergoyang, foto sinar matahari yang menelisik di ruas-ruas pohon rimbun, foto pohon yang berdiri sendiri sementara sekelilingnya mendarat, perasaan P! tersentuh. Agak susah dideskripsikan sih, pokoknya, foto-foto itu mengantarkan P! ke suasana perasaan tertentu. Dan ya, P! juga jadi turut berilusi.

Dalam sesi bedah buku, Ng Swanti menceritakan bahwa Illusion adalah perwujudan dari pengalaman emosional yang ia temui selama perjalanannya, baik di Indonesia atau pun di luar negeri. "Kita selama ini selalu percaya realita, tapi sebenarnya itu kan nggak pasti. Bisa saja itu cuma ilusi kita," kata Ng Swanti

Oscar Motuloh yang hadir sebagai pembicara juga berpendapat bahwa foto-foto Illusion ini adalah perwujudan dari mimpi. "Kita nggak bisa memotret mimpi, tapi secara simbolis kita bisa memotretnya," jelas Oscar Motuloh.

Swan Ti adalah perempuan fotografer yang memulai kariernya pada 2002  setelah mengikuti World Press Photo Workshop di Jakarta (2002) dan Amsterdam (2003). Kini, ia menjadi pewarta foto freelance sambil mengasuh sebuah lembaga pendidikan foto jurnalistik, Panna Photo.

Pameran berlangsung pada 24-31 Januari 2015 di Neo Journalism Club (GFJA), Pasar Baru, Jakarta. Untuk kamu yang kelewatan, jangan khawatir, kamu bisa tetap menikmati foto-fotonya dengan membeli bukunya. Kamu yang suka berpuisi dengan fotografi, pasti bakal suka deh!

 

Komentar