melancholy is a movement

Joko Anwar Dipaksa Membuat Film Religi. Ia Pun Terseret Dalam Perangkap Kehidupan

Premis dari film garapan sutradara kawakan Richard Oh ini.  Ya, Melancholy is A Movement adalah film tentang film maker. Alkisah, seorang tokoh bernama Joko Anwar (Yes, di film ini tiap pemain memerankan tokoh yang namanya sama dengan nama aslinya) adalah seorang film maker yang tengah diterpa oleh krisis seperti yang disebut tadi. Hasilnya, cita-cita membuat film pun harus terhenti.

Dinamika teman-teman di sekitarnya dan kebutuhan untuk membayar sewa kantor membuat ia harus bergerak dan menerima tawaran untuk membuat sebuah film religi. Sebuah genre yang selalu dihindarnya. Tanpa disadarinya, ia terseret dalam sebuah perangkap kehidupan: sejauh mana ia bisa pertahankan cita-citanya dengan kemungkinan-kemungkinan kehidupan yang sepertinya punya kehendaknya sendiri?

Joko Anwar, dalam konferensi pers, Selasa (16/12) kemarin, menyebutkan bahwa film ini adalah refleksi tentang perfilman Indonesia. Ada banyak cerita dari orang dalam perfilman yang ditumpahkan dalam film ini. Namun, Joko mengingatkan, walau nama tokoh dalam film sama persis dengan namanya, bukan berarti kisahnya sama persis dengan yang dialami Joko.

melancholy is a movement 2

Pasti pada penasaran dong dengan makna di balik judul film ini?  Richard Oh, menjelaskan, bahwa judul yang didapat dari obrolan bersama Joko Anwar itu merangkum kondisi yang dialami film maker ketika dalam masa 'krisis'. Richard menyebutkan kalau melankolia itu kan keadaan dimana seseorang nggak berdaya. Tapi itu bukan berarti melankolis adalah keadaan yang diam, melankolis adalah sebuah gerakan, fase yang mungkin harus dilewati dalam situasi krisis.

Kalau dilihat dari trailernya sih, film ini adalah film yang agak dark dan kontemplatif, sesuai dengan cirinya Richard Oh.

Dilihat dari pemerannya, kayaknya film ini bakal jadi film yang keren dan sayang dilewatkan. Selain Joko Anwar, ada juga Ario Bayu. Fachri Albar, Karina Salim, Amink, Alex Abbad, Verdi Solaiman, Hannah AlRashid, Tengku Ryo, Upi, Aimee Saras, Aghi Narottama, Tony Setiaji, Ardy Octaviand, Farishad Latjuba. Ya, banyak dari mereka adalah orang-orang yang biasanya ada di balik layar film.

Jangan sampe kelewatan! FIlm ini akan tayang di bioskop mulai Februari besok! Simak nih trailernya:

Komentar