guillermo-del-toro-designs-monsters-geekexchange-feature-img-041717.jpg

Saking imajinatifnya, doi meraih Sutradara Terbaik di Golden Globes 2018!

Kalau lo lagi lihat film di bioskop dan banyak banget muncul karakter bentuknya aneh, ngeri, binatang separuh alien dan semacamnya, mungkin itu bisa jadi karya dari sutradara yang baru aja menang "Sutradara Terbaik" di Golden Globes 2018. Yep, namanya Guillermo del Toro, rajanya dark fantasy, dan freak character! Bahkan kemenangannya di Golden Globes 2018 kemarin berhasil menyingkirkan Steven Spielberg dan Christoper Nolan. Selain itu, ini adalah piala pertama Del Toro dalam ajang besar film bergengsi. Well, ini semua berkat karya barunya yakni The Shape of Water yang baru aja rilis akhir tahun 2017. 

Kalau lo penasaran dengan ciri khas dan gimana sih karyanya Guillermo del Toro, apalagi bisa menang Golden Globes Award! Nih, tonton aja 6 film di bawah ini. Hmm, atau jangan-jangan lo udah pernah nonton tapi nggak tahu yang bikin filmnya siapa? hehe. Nyook cuss langsung aja!

1. Cronos (1993)

Di tahun 90an, Del Toro bikin film yang peran utamanya adalah vampir. Gokil nggak tuh? Film ini ceritanya tentang alat misterius kayak kuningan gitu yang dibikin oleh pemiliknya biar punya kehidupan abadi, layaknya vampir. Terus, alat tersebut menghilang selama beratus tahun dan muncul lagi dengan resiko yang ngeri. Yang pasti, kekuatan alat ini diperebutkan oleh banyak orang dan jadi persaingan sengit. 

Film ini banyak menuai pujian gegara efeknya yang serem, kisah yang cerdas, mikir tapi enak buat dinikmati. Nggak heran kalau Cronos menang penghargaan Ariel Award sebagai Karya Perdana Terbaik dan Sutradara Terbaik di tahun 1993. 

 

2. Mimic: The Director’s Cut (1997)

Nah, kalau film yang ini beneran bikin lo terpaku pasti! Selain terpukau, lo pasti mikir abis, gimana coba caranya Del Toro bikin makhluk di film ini kelihatan real abis. Film ini ceritanya tentang wabah penyakit berbahaya di Manhattan yang disebabkan oleh salah satu jenis kecoa. Yes, kecoa coy! Tapi syumpah kecoanya gede banget! Dan pada akhirnya, Dr. Susan Tyler pun mencoba untuk menciptakan makhluk yang bisa membasmi kecoa tersebut dengan pakai gen rayap dan belalang sembah. Tapi sayang, projek Dr. Susan ini bukannya bisa membasmi namun bikin teror gede gegara makhluk ciptaannya itu. Syumpeh ngeri. 

 

3. Pan’s Labyrinth (2006)

Film fantasi dari Meksiko ini pakai Bahasa Spanyol ini berkisah tentang orang-orang yang berhasil survive dengan wajar di tengah perang yang lagi berlangsung. Film yang berlatar belakang jatuhnya fasisme di Spanyol pada tahun 40an ini menang 3 piala Oscar yakni “Best Cinematography”, “Best Make Up”, dan “Best Art Direction” serta menjadi salah satu nomine untuk “Film Asing Terbaik” pada 2007.

 

4. Hellboy 2: The Golden Army (2008)

Kalau yang ini pasti lo udah pernah nonton deh, bahkan sering diputar di TV, hehe. Film yang ceritanya tentang Hellboy, superhero ciptaan Mike Mignola ini lebih kelihatan dark dan gothic ketimbang film Hellboy yang pertama. Kisahnya sendiri tentang perjuangan Hellboy dan timnya dalam menghadapi semesta mistis yang mau masuk ke Bumo. Berkat film ini, Del Toro meraih nominasi “Best Screenplay” dalam Fangoria Chainsaw Awards. 

 

5. Pacific Rim (2013)

Gegara Del Toro suka tokusatsu, istilah special effect yang digunakan di perfileman Jepang kayak penciptaan kaiju di film Godzilla, Del Toro akhirnya bikin Pacific Rim yang dibintangi oleh Charlie Hunnam. Film ini berlatar belakang tahun 2020, saat Bumi lagi diserang sosok kaiju, monster alien raksasa yang muncul dari portal antardimensi di dasar Samudera Pasifik. Di sini, lo bakalan ngelihat gimana Del Toro hebat banget menciptakan desain robot yang dijalankan dua pilot manusia dan kaiju yang super serem. 

 

6. The Shape of Water (2017)

Dan yang terakhir ada The Shape of Water, baru aja rilis akhir tahun 2017. Ceritanya tentang cewek tunanetra yang bekerja sebagai cleaning service di pusat penelitian di tahun 1960an. Saat membersihkan suatu ruangan, cewek tersebut ketemu dengan makhluk humanoid amfibi yang jadi bahan percobaan. Gegara sering ketemu, ehhh akhirnya mereka berdua cinlok deh. Film fiksi romantis ini kelihatan banget ciri khasnya Del Toro dengan jalan cerita kuat, atmosfer dark, dan adanya freak character yakni humanoid amfibi. 

Nggak butuh waktu lama, The Shape of Water udah banyak menang penghargaan seperti “Top 10 Film of the Year” oleh American Film Institute, Golden Lion di Venice Film Festival ke-74. Selain itu, ada penghargaan Glden Globe Award 218 yang meraih 7 nominasi kategori “Best Supporting Actor” (Richard Jenkins), “Best Supporting Actress” (Octavia Spencer), “Best Actress” (Sally Hawkins), “Best Director” (Guillermo del Toro), “Best Motion Picture”, “Best Original Score”, dan “Best Screenplay”.

 

Photo header via GEEK

Komentar