purlpixarcoverheader.jpeg

Buntelan Pink Wakili Para Wanita Karir~

Siapa lagi kalo bukan Pixar yang sukanya bikin konten yang ngebahas tentang isu-isu kontemporer dengan cara yang asik alias nggak menggurui. Setelah bahas etnis Asia di film Bao, Pixar ngeluncurin satu film pendek terbaru yang bahasannya lebih serius yang menjangkiti orang dewasa dan dunia modern, yaaap..tentang kesetaraan gender di dunia kerja.

pixar-sparkshorts-review-purl-770x470.png

Di animasi berjudul Purl, ceritanya tentang bola benang merah muda yang dapet pekerjaan di sebuah perusahaan bernama ‘B.R.O Capital’. Yhaa bisa deh lo tebak kira-kira perusahaan ini dominasinya sama kaum apa? Teeeet, betul banget..bro alias laki-laki. Dan ceritanya, setelah para karyawan ini tau kalo Purl adalah perempuan, mereka pun bersikap tidak terlalu ramah meskipun dengan rekan kerja yang baru mereka kenal.

purl4.jpg

Purl berjuang untuk berasimilasi dengan budaya ‘macho’ dari perusahaan, yhaa secara mayoritasnya kan lakik nih yeu. Dia juga ngusahain dirinya buat berubah sesuai dengan budaya yang dianut sama perusahaannya. Tapi tenang gengs, seperti Pixar kaya biasanya, animasinya meskipun punya isu yang berat selalu bisa berakhir menyenangkan. Dan memang benar, ‘B.R.O Capital’ jadi semakin asik pas Purl ada dan menyesuaikan.

Eiiits, film ini agak mengandung bahasa yang nggak bisa ditelan mentah-mentah sama anak-anak yaaak. Selain itu, ternyata oh ternyataaa Purl ini merupakan pengalaman dari sang sutradara Kristen Lestersaat dirinya menjadi satu-satunya wanita dalam suatu perusahaan, dan memang mau nggak mau doi juga kudu nyesuain sebagaimana dengan budaya perusahaan itu.

“Dan kemudian saya datang ke Pixar dan mulai bekerja dalam tim dengan wanita untuk pertama kalinya, dan itu benar-benar membuat saya menyadari betapa banyak aspek perempuan di diri saya yang telah dikubur dan dihilangkan” kata Kristen Lester.

Komentar