Diidap selama tahun-tahun pertama Game of Thrones.

Dilansir dari Variety, Clarke mengungkapkan dirinya sempat menderita penyakit aneurisma otak, bahkan sempat nyaris mati karena penyakit tersebut. Penyakit tersebut pertama kali ia rasakan ketika ia berperan sebagai Daenerys Targaryen di musim pertama Game of Thrones di tahun 2011.

Hal ini ia ungkapkan sendiri lewat sebuah esai. Dalam esai tersebut, Clarke juga menjelaskan bahwa ia merasa kepalanya seperti ditembak dan ditikam. Clarke bahkan sempat dilarikan ke rumah sakit untuk melakukan scan MRI dan harus dioperasi.

FYI, aneurisma otak adalah pembesaran pembuluh darah pada otak akibat dinding pembuluh darah yang lemah. Saat aliran darah menekan dinding pembuluh darah, pembuluh darah akan menggembung seperti balon. Kondisi ini dapat berkembang menjadi sangat serius ketika aneurisma otak pecah dan terjadi perdarahan, bahkan bisa berujung fatal.

"Kata-kata tak masuk akal keluar dari mulutku dan aku jadi panik. Aku tak pernah merasakan ketakutan semacam itu, rasanya seperti kiamat mendekat," ungkap Clarke.

"Aku seorang aktris, aku harus mengingat dialogku. Sekarang aku bahkan tak tahu siapa namaku," tulisnya, menceritakan apa yang dirasakan kala itu.

"Dalam titik terburuk ku, aku ingin mencabut semua kabel," ungkap Clarke. "Aku meminta staf medis untuk membiarkan ku mati."

Pada tahun 2013, Clarke menjalani operasi otak untuk aneurisma pada sisi lain otaknya. Operasi tersebut jauh lebih berat, bahkan tengkoraknya harus dibuka.

Untungnya, saat ini Clarke menjelaskan bahwa kondisinya "sudah 100%" dan tengah mengembangkan amal untuk membantu orang-orang dengan penyakit otak dan stroke.

*Tepuk tangan buat Emilia Clarke*

Komentar