"...secara teknis sudah diluar domain Lembaga Sensor Film"

 

Mulai tayang di bioskop pada hari rabu (10/4) lalu, film Hellboy arahan Neil Marshall dinilai terlalu banyak dipotong. Hal ini tentu mengurangi kenyamanan penonton karena bikin ceritanya jadi membingungkan.

Merespon hal ini, Ketua Lembaga Sensor Film, Dr. Ahmad Yani Basuki, M. Si pun buka suara lewat akun facebook resmi LSF.

Dalam penyelasannya, Basuki menjelaskan bahwa Hellboy sempet lulus sensor LSF, tapi untuk klasifikasi 21 tahun. Namun pihak pemilik film Hellboy menginginkan supaya klasifikasi film tersebut diturunkan menjadi 17 tahun dengan ketentuan sang pemilik film bersedia kalo Hellboy dipotong lebih banyak.

"Bilamana ada penonton yang terganggu akan potongan-potongan film tersebut, hal ini secara teknis sudah diluar domain Lembaga Sensor Film," tutupnya.

Berikut keterangan lengkapnya!

Baca juga: Inilah Alasan Hellboy di-Reboot Alih-Alih Jadi Trilogi

Komentar