fil10


Murah bukan berarti murahan

Anggaran besar pada pembuatan sebuah film hari gini kayaknya udah jadi hal yang lumrah. Bikin set yang luar biasa, bayar aktor aktris terkenal buat jadi bintang utamanya, bikin spesial efek yang bikin kita melongo tiap scene. Nyatanya, ada kok film yang nggak perlu ngeluarin modal yang banyak buat dapet pernyataan film 'bagus'. Dilansir dari brightside, film-film dibawah ini dibuat dengan budget yang ketat tapi jadi box office.

The Breakfast Club, 1985

Starring: Emilio Estevez, Molly Ringwald, Judd Nelson, Anthony Michael Hall, Ally Sheedy

fil1

The Breakfast Club mengisahkan tentang lima orang siswa SMA yang mendapat hukuman dengan ditahan di dalam ruang sekolah selama satu hari karena kebandelan mereka. Well, The Breakfast Club disebut-sebut sebagai salah satu film tentang anak SMA terbaik yang pernah ada. Setting-nya hanya bertempat di sebuah gedung sekolahan dan mengambil waktu sehari. Filmnya pun lebih banyak diisi oleh dialog-dialog menarik antar karakternya, baik itu berupa saling menghina, adu argumen, sampe bercanda.

 

Fruitvale Station, 2013

Starring: Michael B. Jordan, Melonie Diaz, Octavia Spencer

fil2

Fruitvale Station menceritakan tentang Oscar Grant, seorang pria 22 tahun mantan narapidana yang baru saja dipecat dari tempat dia bekerja. Memiliki seorang istri, Sophina dan seorang putri Tatiana. Tokoh Oscar disini mempunyai masalah-masalah kompleks, dan dia yang mau berubah bangkit menjadi orang yang lebih baik. Di film ini juga ada sindiran isu rasial yang cukup berhasil. Film ini juga based on true story.

 

Welcome to the Dollhouse, 1995
Starring: Heather Matarazzo, Christina Brucato

fil11

Cerita tentang seseorang bernama Dawn Wiener dan bagaimana kehidupan Dawn yang selalu direndahkan, diolok-olek oleh teman sekelasnya, guru-guru yang selalu memberi tekanan bahkan keluarganya. Dollhouse juga menceritakan bagaimana memasuki usia dewasa dan prosesnya.


My Left Foot: The Story of Christy Brown, 1989

Starring: Daniel Day-Lewis, Brenda Fricker, Alison Whelan

fil3

Film yang memenangi piala Oscar ini bercerita tentang seorang pria dengan segala keberanian dan ketekunannya bertekad untuk tidak membiarkan cerebral palsy (gangguan gerakan, otot, atau postur yang disebabkan oleh cedera atau perkembangan abnormal di otak) menghacurkan hidupnya. Dengan mengandalkan kaki kirinya yang masih berfungsi normal, ia melukis dan menulis buku.

 

Half Nelson, 2006
Starring: Ryan Gosling, Shareeka Epps, Anthony Mackie

fil6

Dan adalah pemuda berbakat dan karismatik. Singkatnya, Dan memiliki semua kriteria guru terbaik di sekolah. Tapi bagaikan sisi koin yang berlainan, Dan kecanduan obat-obatan terlarang yang diketahui oleh salah seorang muridnya. Dan akhirnya mereka bersahabat. Fyi, film ini dibuat bukan hanya dengan anggaran yang ketat tapi waktu yang ketat juga, cuma 23 hari. Tapi cukup buat bikin film ini berhasil.

 

Mid-August Lunch
(Pranzo di ferragosto, 2008)

Starring: Valeria De Franciscis, Marina Cacciotti

fil7

Seorang pria Italia paruh baya tenggelam dalam hutang tapi tetap ceria dan optomis. Ia hidup dengan ibunya yang tua yang membutuhkan perawatan dan perhatian. Cerita sederhana kehidupan Roma yang sebenernya, udah bisa bikin orang jatuh cinta sama film ini.

 

A Separation
(Jodaeiye Nader az Simin, 2011)
Starring: Peyman Moaadi, Leila Hatami

fil5

Perceraian adalah sesuatu yang nggak pernah mudah. Tapi buat Nader dan Simin, pasangan Iran, menjadi sesuatu yang benar-benar mengubah hidup mereka. Film ini diisi dengan emosi yang kuat, yang akhirnya mendapatkan sejumlah penghargaan sinematik, termasuk Oscar dan Golden Globe.

 

Napoleon Dynamite, 2004
Starring: Jon Heder, Jon Gries, Aaron Ruell

fil8

Film komedi ini bercerita tentang seorang remaja quirky bernama Napoleon dan temannya Pedro. Mereka berdua terlibat dalam sebuah pemilihan disekolahnya yang nantinya menjadikan salah satu dari mereka terkenal dan sukses seperti teman-teman sekelasnya. Film komedi ini menjadi salah satu yang paling sukses diantara rilisan film komedi yang beranggaran rendah.

Jadi, murah itu bukan berarti murahan kan? Walaupun budget ketat tapi film ini berhasil menembus box office dan meraup keuntungan yang nggak sedikit. Baydeweei, ada yang udah nonton film-filmnya??

Komentar