the battleship island

Karena perang nggak pernah ada manfaatnya buat kehidupan

 

Rabu (9/8), Provoke! berkesempatan untuk ikutan nonton premiere film 'The Battleship Island' di CGV Cinema. Iya ini adalah pemutaran perdana dari film yang dibintangi oleh Song Joong Ki.

Film yang bercerita tentang perjuangan warga Korea keluar dari penjajahan ini rencananya akan dirilis pada 16 Agustus 2017 mendatang. Nggak cuma dibintangi oleh Song Joong Ki yang ganteng banget dalam coreng dan luka-luka, ada juga Hwang Jung Min, So Ji Sub, Lee Jung Hyun dan Kim Suan ikut meramaikan film yang disutradarai oleh Ryoo Seung Wan.

Nah dari nonton film tersebut, Provoke! menemukan lima hal yang bisa kita dapetin. Lima hal yang related banget sama kehidupan kita sehari-hari meski ceritanya soal jaman Perang Dunia II. Tapi sebelomnya minta maaf nih kalo rada spoiler. Hihihi. Yodah nihh dia:

1. Musik adalah obat duka yang ampuh

Dalam film tersebut, Hwang Jung-Min berperan sebagai Lee Kang-Ok yang merupakan pemimpin sebuah band. Namun ia bersama anak dan anggota band lainnya terpaksa harus kerja paksa di Jepang semasa Perang Dunia II. Sejak awal mereka tiba di Tambang Hasima, mereka berusaha untuk terbebas dari kerja paksa dengan menampilkan kemampuan mereka bermusik. Hal ini terbukti karena beberapa kali mereka dipanggil oleh Jenderal Jepang untuk mengisi acara kenegaraan di pulau tersebut. Musik yang mereka bawakan juga kadang digunakan untuk menghibur warga Korea lainnya dalam kamp kerja paksa. Musik emang selalu sukses menghapuskan duka. Bikin hati jadi suka ria.

2. Superhero tiada dua: AYAH!

Masih soal Lee Kang-Ok. Bukan hanya pemain flute yang handal, Lee Kang-Ok juga merupakan ayah yang baik. Ia berusaha keras untuk menjaga putrinya yang sempat di bawah ke kamp penghibur. Meski kadang caranya suka bikin kesel, seperti ngasih sogokan ke perempuan yang nyinyirin anaknya sampai menggoda atasan perempuan si So-Hee. Ia selalu berusaha agak bisa kabur dari Hasima bersama putrinya. Ia juga berusaha keras melindung anaknya ketika para warga Korea hendak kabur dari Hasima. Meski akhirnya Lee Kang-Ok harus meninggal karena tertembak (Oops! Spoiler). Dari Lee Kang-Ok kita jadi sadar bahwa ayah pasti akan berusaha apapun demi anaknya. Uwuwuwuw~

3. Love will find a way

Awal pertemuan antara Mal-Nyeon (Lee Jung-Hyun) dan Coi Chil-Sung (So Ji-Sub) emang nggak enak. Gara-gara Coi Chil-Sung yang sok jagoan di kapal. Tapi akhirnya ke-sok jago-an dari preman Korea itu pun kalah sama judesnya si Mal-Nyeon.

Meski begitu, Chil-Sung nggak membenci Mal-Nyeon. Sebagai laki-laki yang gagah, Chil-Sung membela Mal-Nyeoun yang disiksa oleh tamu-nya. Chil-Sung juga menunjukan perhatiannya dengan cara yang sederhana. Cuek-cuek tapi perhatian gitu dehh. Bikin gemes.

Sampai akhirnya meski tanpa mengungkapkan perasaan, keduanya saling mencinta. *Aseeekkkk* Kemudian Mal-Nyeon pun nggak mau meninggalkan Chil-Sung kabur begitu saja. Keduanya memutuskan untuk menjadi tim tembak yang berada di garda depan warga Korea melawan Jepang. Meski di akhirnya agak nggak ngenakin, yakni mereka berdua mati tertembak (Oops! Spoiler lagi). Cinta mereka nggak bersatu di kehidupan tapi mereka bersama dalam kematian. *Ciye gitu*

4. Pengkhianatan nggak akan pernah menang

Sosok Yoon Hak-Chul (Lee Kyong-Young) sempat menjadi panutan bagi warga Korea yang terpaksa hidup di tambang Hasima. Bahkan Park Moo-Young (Song Joong-Ki) harus menyusup ke tambang Hasima dan membawa kabur Yoon Hak-Chul demi kemerdekaan Korea.

Namun dalam menjalankan rencana tersebut, Park Moo-Young mendapatkan fakta yang berbeda. Orang yang digadang-gadang sebagai pahlawan Korea tersebut malah orang yang berkhianat pada negaranya. Yoon Hak-Chul bekerja sama dengan Jenderal Shimazaki dalam memeras para pekerja paksa.

Meski sempat jadi panutan, namun pengkhianatan nggak akan pernah menang. Kedok Yoon Hak-Chul pun terbongkar. Meski sempat adu mulut di antara warga Korea, akhirnya kebenarnya pun menang. Yoon Hak-Chul yang hendak menipu warga Korea harus mati ditangan si anak baru, Park Moo-Young. (Oops! Spoiler lagi deh)

5. Perang nggak ada manfaatnya sama sekali

Dari keseluruhan film 'The Battleship Island' ngajarin kita kalo peperangan itu nggak ada manfaatnya sama sekali buat kehidupan umat manusia di mana pun. Perang cuma bikin nyawa orang nggak bersalah terbuang sia-siang. Perang cuma bikin keuangan negara menipis. Perang juga bikin perpecahan antar saudara. Intinya perang nggak ada gunanya sama sekali!!

Yakkk itu dia lima dari sekian banyak nilai-nilai yang bisa kita ambil dalam film 'The Battleship Island'. Sepanjang film lo kudu siap ngeliat mayat bergelimpangan ataupun segala bentuk kekerasan.

Provoke! mau ngasih empat jempol buat Ryoo Seung-Wan atas kerja kerasanya hingga bikin film ini jadi total banget. Dan jangan sampe nggak nonton ya guys! Jarang-jarang kan nih kita liat Song Joong-Ki tampil kucel, penuh luka tapi tetap ganteng se-ada-adanya. Hihihi.

Komentar