alongwiththegods

Nggak selamanya masa lalu menentukan masa depan 

 

Trio malaikat pencabut nyawa kembali beraksi. Gang-nim (Ha Jung-woo), Haewonmak (Ju Ji-hoon), dan Lee Deok-choon (Kim Hyang Gi) kembali menjalankan tugas untuk mengantarkan arwah tak bersalah menuju reinkarnasinya. Arwah ini merupakan Soo-hong (Kim Dong Wook), adik dari Kim Ja-hong (Cha Tae-hyun) dari seri film sebelumnya.

Namun tak hanya bertugas membela arwah Soo-hong, trio malaikat pencabut nyawa ini juga diminta untuk mengambil nyawa seorang kakek yang dilindungi oleh Dewa Rumah yang diperankan oleh Ma Dong-Seok.

Dalam tugas kali ini, ketiganya mempertaruhkan kesempatan untuk reinkarnasi setelah 1.000 tahun bertugas. Namun di sisi lain, ingatan mereka akan kehidupan masa lampau mereka perlahan terkuak.

Ternyata selama ini, Gang-nim mengingat semua masa lalunya, termasuk kesalahan yang telah ia perbuat. Ia pun mengutus Haewonmak dan Deok-choon untuk mengambil nyawa kakek tua di bumi sedangkan di alam baka ia berjuang dan mempertanyakan perihal masa lalunya.

Namun dalam menjalankan tugas itu, Haewonmak dan Deok-choon mengetahui masa lalu mereka dan bagaimana ketiganya terhubung. Luka masa lalu pun terkuak. Kesedihan, rasa kecewa, dan rasa bersalah pun bercampur.

Eh nggak usah dilanjutin ya? Biar lo nonton sendiri aja. Biar nggak spoiler gitu deh. Hehehe.

Oke P! bakal ngebahas yang lainnya. Kalo boleh ngebandingi sama film sebelumnya, dari segi cerita dan alur sih nggak jauh beda. Hanya saja dari segi emosi, seri kedua ini agak kurang.

Kalo di sepanjang film pertama kita dibuat emosional karena hubungan ibu-anak yang bikin air mata bercucuran. Di seri kedua ini, kita diajak bolak-balik dari kehidupan masa kini dan ke 1000 tahun lalu. Agak panjang karena masa lalu yang dibahas adalah masa lalu tiga orang sekaligus (trio malaikat pencabut nyawa). Jadi kudu sabar dan tahan-tahan diri aja.

Tapi tetep emosional kok. Lo bakalan ikutan ngerasa bersalah, sebel, marah tapi juga nggak berdaya karena semuanya cuma masa lalu.

Film ini ngajarin kita buat berdamai sama masa lalu. Sekaligus ngingetin kalo masa lalu nggak bisa menentukan masa kini dan masa depan seseorang. Berdamai dengan diri sendiri dan memaafkan orang lain adalah salah satu cara kita menghadapi masa depan yang lebih baik (aehhh kayak slogan gitu ya? hahaha).

Kalo boleh ikutan ngasih skor, P! mau ngasih bintang 7 dari 10 untuk film ini.

FYI, film ini masih ada kelanjutannya. Kira-kira konflik apa lagi yang dihadapi oleh trio pencabut nyawa ini?

Komentar