rebelUpgrade list film lo!

Ngomong-ngomong soal film, kayaknya nggak keren kalo lo cuma nonton film-film yang ada di bioskop aja. Sekali-kali lah nonton film jadul tahun 60 ke bawah, dijamin lo bakal jatuh cinta. Apalagi kalo lo nonton film yang bakal direkomendasiin di bawah, makin-makin deh lo mau jadi pemain film. Hahahahahaha.

Oke, first of all, film yang disutradarai sama sutradara legendaris, Nicholas Ray ini bercerita soal tentang kehidupan tiga tokoh remaja yang masing-masing punya masalah tersendiri di dalam kehidupannya.

Pertama ada Jim Stark yang baru aja pindah ke Los Angeles dan selalu bikin onar karena dia selalu dibayang-bayangi sama memori buruk soal Ayahnya. Ya, kinda had some daddy issues gitu. Kedua ada Judy, seorang gadis remaja yang punya banyak masalah di keluarganya yang membuat ia kabur dari rumah, dan terakhir ada Plato, yang paling anarkis di antara ketiganya.

Mereka pertama kali ketemu di sebuah kantor polisi karena masing-masing dari mereka baru aja bikin onar dan akhirnya itu bikin mereka masuk ke dalam kantor polisi secara bersamaan. Dari situ, mereka malah jadi teman baik yang mungkin karena hal itu ditunjang karena faktor mereka yang satu sekolah. Beuhhh nggakk kebayang itu guru BK mereka capeknya kayak apa.

Dari segi film sendiri, film ini fokus sama apa yang dialami sama mereka di masa remaja mereka, ya kasarnya mah kayak cerita muda-mudi pada umumnya lah. Film ini juga membahas tentang isu Maskulinitas dilihat dari si Jim yang selalu pengen tampil lebih dari Ayahnya karena ia terlalu merasa ‘lembek’ ditambah sama isu rumah tangga keluarga Jim yang bikin film ini makin menarik.

Masalah Pubertas Judy dan masa-masa kelabilan remaja gadis pada umumnya ini juga membuat Ibu judy bingung untuk ngedidik si Judy ini. Pokoknya lo bakal bingung deh, soalnya semuanya bingung sama masa pubertas si Judy ini yang labil tapi bener-bener nguras emosi ini.

Terus masalah Plato yang kesepian karena udah nggak punya ayah dan selalu ditinggal ibunya ke luar kota sehingga itu bikin si Plato makin nggak keurus dan haus akan perhatian. Jadinya mereka bertiga ini bisa dibilang punya kesamaan masalah yang akhirnya membuat mereka jadi super rebel alias tukang rusuh di manapun mreka berada.

Film ini keren banget sih pada masanya, karena udah berhasil ngangkat-ngangkat isu-isu yang lumayan sensitif di tahun 50-an. Helloooow, isu kayak gini aja kadang masih sensitif banget apalagi tahun 50-an.

Oh iya, seperti film tahun 50-an pada umumnya, lo bakal disuguhin layar dengan ciri khas yang udah melegenda yaitu hitam sama putih. Tapi lo nggak perlu khawatir kok, soalnya film ini udah di remastered dan warnanya udah banyak jadi warna-warni, dan kesan vintage dari film ini juga keren abis. Pokoknya bikin lo bakal cinta banget deh sama film-film klasik!

Komentar