dheepan1d

Bebas mungkin dimulai dari pergi tapi juga perlu dari dalam hati

Berarkhirnya perang sipil di Sri Lanka, mendorong Sivadhasan (Antonythasan Jesuthasan) memutuskan untuk keluar dari negaranya dan berganti nama menjadi Dheepan. Untuk mempermudah rencananya keluar dari negaranya, Dheepan membawa seorang wanita dan anak perempuan yang berpura-pura sebagai keluarga.

Keluarga yang tidak saling mengenal satu sama lain itu pun hijrah ke Prancis. Mereka tinggal di sebuah kawasan rawan yakni sarang mafia di Paris sebagai penjaga rumah susun. Berharap bisa hidup dengan tenang tanpa merasakan perang, yang mereka dapatkan justru sebaliknya. Tembakan antar geng mafia menjadi makanan sehari-hari justru mengingatkan mereka akan perang yang pernah terjadi di negara mereka.

Selama menjadi penjaga rumah susun, Dheepan bekerja cukup baik. Sampai akhirnya Dheepan justru ikut campur dalam urusan para mafia dengan membagi wilayah yang dilakukannya demi keamanan istri dan anak pura-puranya.

Yalini (Kalieaswari Srinivasan) menyesali diri karena mengikut Dheepan untuk tinggal sebagai keluarga di daerah rawan tersebut. Yalini berusaha untuk pergi dari Prancis dan menuju Inggris, tempat sepupunya tinggal yang dirasa lebih aman serta meninggalkan Dheepan dan Illayaal (Claudine Vinasithamby), anak mereka.

Meski awalnya mereka bertiga berpura-pura sebagai keluarga, namun rasa sayang tumbuh diantara mereka. Sampai akhirnya trauma akan perang dan kekerasan berhasil mereka obati dengan kasih dan rasa sayang satu sama lain.

Film ini memenangkan Palme d’Or pada Festival Film Cannes 2015 dan menjadi salah satu penampil pilihan pada Festival Film Toronto 2015. Film ini disutradarai oleh Jacques Audiard. Jacques bersama Thomas Bidegin, Noe Debre sebagai penulis skenario film ini.

Trauma dalam diri kita bukan satu hal yang sulit untuk diobati. Mungkin salah satu caranya dengan pergi jauh dari tempat asal. Namun sesungguhnya, untuk mengobati trauma yang kita butuhkan adalah keberanian dan keikhlasan diri.

Kisah Dheepan ini menjadi pengingat buat kita untuk belajar ikhlas akan setiap kejadian dalam hidup kita. Karena buat apa pergi jauh-jauh kalo kita masih ngerasa menderita karena satu kejadian dalam hidup kita?

Komentar