img 0076

 

 

Tahun ini, ARKIPEL – Jakarta International Documentary and Experimental Film Festival hadir lagi. Gelaran ini pun dibuka di GoetheHaus, Goethe-Institut Jakarta pada hari Senin (20/8) lalu. "Bromocorah" diusung menjadi tema tahun ini.

Untuk merepresentasikan tema tersebut, penampilan performans dari 69 Performance Club yang berjudul "The Partisan" dijadikan sebagai menu pembuka. Dirancang oleh Otty Widasari dengan Kelompok Teater, penampilan ini bermain-main dengan nyanyian riang “Kopral Jono” dan gerakan-gerakan seragam para kelompok bersepatu bot. Para penampil menggunakan kilat dari kamera ponsel mereka untuk menciptakan efek-efek cahaya, diamplifikasi oleh efek gaung yang dihasilkan oleh manipulasi audio; serta rekaman live-streaming via Youtube dan proyeksinya di panggung yang berlangsung secara simultan. Kombinasi aspek-aspek tersebut menghasilkan efek khas bromocorah: ketidakterdugaan.

img 0062img 0063img 0064

Tahun ini, ada 28 filem terseleksi dari 1.232 filem yang dikirim dari 83 negara dalam waktu 3 bulan. Empat filem pun terpilih ditayangkan pada malam pembuka karena dianggap dapat mewakili konsep bromocorah. Keempat film tersebut adalah "Chinafrika.mobile" karya Daniel Kotter dari Jerman; "Steine" (Stones) karya Jorn Staeger dari Jerman pula; "Adegan Yang Hilang dari Petrus" karya Arief Budiman dari Indonesia; dan akhirnya "Chairs" karya Avner Pinchover dari Israel.

Seremoni usai sekitar pukul 20.30. Para tamu membanjir keluar dari teater, sebagian dari mereka memenuhi area foyer untuk melihat-lihat filem produksi Milisifilem yang diproyeksikan di ruangan tersebut. Sebagian besar tamu-tamu memenuhi ruang terbuka GoetheHaus, di mana para penonton, panitia, pelaku komunitas, seniman, pembuat filem, dan orang-orang lainnya membaur dan berbincang; sesekali berdansa dengan gembira diiringi musik dari DJ Theo Nugraha dan DJ Bodas Rancajale.

Tahun ini, ARKIPEL juga akan menghadirkan program pemutaran lainnya seperti Program Kuratorial, Presentasi Khusus, Penayangan Khusus, dan Candrawala yang semuanya akan dilakukan di GoetheHaus. Selain itu, ada pula pameran Kultursinema #6 di Museum Nasional yang akan diadakan hingga 25 Agustus 2019. Program ini menampilkan arsip-arsip produksi instansi pemerintah Perum PFN pada periode 1950-an-1970an lewat seri filem berita bertajuk Gelora Indonesia. Selanjutnya, ia memperkenalkan para panitia inti yang terlibat dalam organisasi ARKIPEL 2019.

Info lebih lengkap, cek laman instagram ARPKIPEL!

View this post on Instagram

[TOMORROW - SCREENING] ——— INTERNATIONAL COMPETITION — 08 — — — "Index and Context of Formal Experimentation" — (Indeks dan Konteks Eksperimentasi Bentuk) — — — August 23rd, 2019 16:00 GoetheHaus — 15+ — [...] However, formal exploration of the film often trick both creators and viewers into focusing extensively on the visuals, while the context underlying the experimentation itself is often ignored. Filmic formalities disconnect us from the reality of the social world that exists outside the edges of cinema screens. Therefore, the imagination of form should come from the filmmaker’s subjective response to the social aspects of film medium, rather than merely being driven by their desire to examine the functional aspects of technology. The six films compiled in this curation indicate a cinematic experiment on the intensity within forms. We can posit them as an index to refer to several formal experiments across the ages, but they also meticulously include the context of current issues as well as the language histories and usage model of technologies that create visual. Poetic presentment in their content implies a reflective aperture on the collective and individual experiences, past and present, particularly due to the material choices and the mode of production of each director who tries to get out of mainstream preferences. - Manshur Zikri — — FREE First come, first served — — w. www.arkipel.org e. This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. fb. /arkipel.festival — — #arkipel #bromocorah #jakarta #documentary #experimental #film #festival #forumlenteng #indonesia #arkipelfilmfestival #competition #world #cinema #arkipelbromocorah — — —

A post shared by ARKIPEL Film Festival (@arkipel) on

Komentar