Indonesia jadi tuan rumah Kejuaraan Internasional Riverboarding (olahraga berselancar di sungai) pertama di dunia. 
 
Kejuaraannya digelar pada tanggal 6-10 November 2013, di desa Bantar Caringin, Rajamandala, Kabupaten Bandung Barat. Salah satu daerah aliran sungai Citarum,  mesikpun pernah  dinobatkan sungai terkotor di dunia oleh National Geographic pada 2010 lalu, ternyata sekarang sungai ini sudah masuk dalam kategori sungai kelas 2, menurut Departemen Kesehatan Indonesia. Yang, artinya termasuk kedalam golongan sungai yang aman dan layak digunakan sebagai tempat wisata dan olah raga air .  
 
“Sungai, dimanapun sama pasti kotor. Justru, dengan adanya kejuaraan ini saya berharap banyak orang yang semakin sadar pada lingkungan, dan Citarum dapat menggelar keuaraan-kejuaraan dunia lagi,” ujar Charl Van Reinburg, salah seorang peselancar, dan aktivis di Face Level Industries (portal berita olahraga extreme). (7/11/2013)
 
Nah,  puluhan riverboaders  kelas dunia, ikut gabung di  ajang olahraga ekstrim ini. Mereka berasal  berasal dari banyak negara Prancis, Amerika Serikat, Kanada, Afrika Selatan, Selandia Baru, Australia, Malaysia, Kosta Rika, Guatemala. Dan nggak ketinggalan tuan rumah Indonesia. 
 
Beberapa kategori  yang dipertandingkan  dalam kejuaraan dunia kali ini diantaranya, Slalom , Endurocross, Boardercross, dan Downriver Freestyle . Riverboarding  sendiri olahraga yang tergolong baru di Indonesia. Pelakunya masih  sangat sedikit, rata-rata masih pehobi ORAD (Olah Raga Arus Deras).
 
 “Event ini punya tujuan buat lebih mengenalkan olahraga riverboarding pada masyarakat. Selain itu, ini merupakan salah satu campaign untuk  meningkatkan awareness,” ujar Rahim, Ketua The First World Riverboarding Championship 2013. 
 
Dalam kejuaraan riverboarding dunia  garapan Indonesia Riverboarding Association dab Face Level Industries ini beberapa nama beken di dunia riverboarding turut ambil bagian. Diantaranya,  Adeline Hachet asal Prancis, Gaultier le Begue, dan Marine Schmitt. Tapi juara-juara nasional sendiri nggak ketinggalan lho, kaya juara  Kejuaraan Nasional Riverboarding 2013 Indonesia, Edi “Buaya” asal Probolinggo, Jawa Timur serta Mumu, si rising star di Riverboarding Indonesia.
 
Meskipun, nggak jadi juara umum Indonesia berhasil memborong tiga medali di kategori freestyle lewat Yudi Nurdiyanto, Edi “Buaya” Haryanto, dan Hermawan Sutanto. Perancis kali ini keluar jadi juara umumnya bro. Mereka ngeborong medali emas dengan menempatkan beberapa atlitnya di tiap kategori baik putra maupun putri. Dan, yang jadi bintang di kejuaraan dunia kali ini adalah Bob, Gautlier, dan Tristan yang juga wakil dari perancis.
 
Total, ada 60 peserta dalam dan luar negeri yang berpatisipasi. Mereka memperebutkan medali dan sejumlah hadiah dari sponsor dalam kejuaraan dunia ini. So, support terus olah raga dalam negeri, dan jangan kotori sungai!
 
 
 
 
 
 

Komentar