Ichitan Photo Competition

thumb jgtc2017

Hujan nggak bikin antusias penonton surut. 

Festival musik Jazz tertua di Indonesia, ‘Jazz Goes to Campus’ baru aja nih diselenggarakan oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonsia (FEB UI) pada 26 November 2017. Memasuki umur yang ke-40 tahun ini, 'Jazz Goes to Campus' tetap menghadirkan berbagai keragaman musik Jazz.

Mengambil tema “Jazzing Through Decades”, 'The 40th Jazz Goes to Campus' mengusung sebuah konsep di mana pengisi acara dan penonton dapat merasakan perbedaan sekaligus kesamaan atmosfir yang ditimbulkan oleh keberagaman musik jazz tersebut, sehingga musik jazz dapat lebih digemari oleh kalangan lebih luas.

‘40th Jazz Goes to Campus’ berhasil membawa lebih dari 20.000 penonton. Ini tak lepas dari penampilan-penampilan dari 30 musisi domestik dan mancanegara yang berhasil memukau penonton di 4 panggung yang disediakan panitia.

Meskipun pada hari penyelenggaraan ‘The 40th Jazz Goes to Campus’ diguyur hujan, tak menghentikan antusias para penonton yang hadir untuk menyaksikan puluhan line-up musisi yang  tampil.

Apalagi nih, ‘The 40th Jazz Goes to Campus’ menghadirkan musisi jazz Amerika Serikat, Al McKay’s Earth, Wind and Fire Experience yang tampil energik membawakan sederet lagu-lagu hits seperti After the Love Has Gone, In the Stone Fantasy, Let’s Groove, Boogie Wonderland dan lain-lain.

Sekedar informasi aja nih, ‘The 40th Jazz Goes to Campus’ memiliki berbagai rangkaian acara pra event, antara lain JGTC Competition dimulai sejak 4 – 18 November 2017, JGTC Roadshow yang diadakan di Universitas Negeri Yogyakarta pada 10 November 2017,  dan sebagai bentuk social responsibility, JGTC tahun ini menyalurkan JGTC Scholarship untuk mahasiswa FEB UI.

Beasiswa ini dilakukan dengan mengadakan JGTC Gathering & Charity Night. Tahun ini, JGTC Scholarship berhasil menyumbangkan dana sebesar Rp. 250.000.000,- untuk para mahasiswa FEB UI. Semoga aja deh, ‘Jazz Goes to Campus’ terus berlangsung tiap tahunnya.

Komentar