the plaza hotel new york city secrets0216

Berasa tinggal di rumah sendiri

 

Tinggal di hotel mewah emang enak ya? Rasanya pengen banget tinggal di kamar hotel yang mewah itu sampai akhir hayat. Tapi kalo inget harga sewanya, pasti lo memilih berhenti bermimpi. Karena pasti bakal MAHAL BANGET!

Tapi perempuan ini setidaknya pernah tinggal di Plaza Hotel, salah satu hotel mewah dan terkenal di New York, selama 35 tahun. Kok bisa? Pasti kaya banget deh itu?

Fannie Lowenstein telah menginap dan tinggal di Plaza Hotel selama 35 tahun. Ia hanya membayar US$500 per bulannya untuk tiga kamar yang menghadap ke Central Park. Ih itu mah mahal.

Iya emang masih mahal. Tapi sewa yang dibayar oleh Lowenstein jauh lebih murah daripada tamu-tamu lainnya. Untuk menginap semalam di Plaza Hotel lo harus membayar US$1.000. See? Jauh lebih murah daripada tamu hotel pada umumnya.

Kok bisa? Jadi tuh yaa, Lowenstein pindah ke The Plaza pada 1958 bersama suaminya, Leo Lowenstein. Saat itu, beberapa hotel besar di New York, termasuk The Plaza, sedang mengalami krisis. Dan untuk menyelamatkan diri dari krisis, The Plaza menyewakan kamar-kamarnya untuk jangka panjang, termasuk pada Lowenstein dan suaminya.

Ketika tiga tahun kemudian, suami Lowenstein meninggal tapi ia tetap melanjutkan sewa di The Plaza.

Namun keberadaan Lowenstein di The Plaza bisa dibilang cukup mengganggu. Lowenstein termasuk penyewa yang 'rewel'. Ia mengeluhkan semua hal.

Menurut laporan dari The Times, Lowenstein sempat diminta untuk pindah. Trump pernah menawarinya untuk pindah ke tempat yang lebih besar dan bebas harga sewa seumur hidup. Namun rencana ini ia tolak.

Pada akhirnya, Lowenstein harus seperti tamu hotel pada umumnya yakni harus check out. Dia pun pindah ke Park Lane Hotel dan ia membayar penuh untuk kamarnya. Lowenstein pun tinggal di sana sampai kematiannya pada Aprli 1992 pada usia 85 tahun.

 

Foto: Travel + Leisure

Komentar