Koma

Apa jadinya dunia kalo nggak ada tanda baca?

Tanda baca adalah sesuatu yang keliatannya sepele banget. Yoih, cuma satu tanda yang kecil banget yang ada di antara puluhan bahkan ratusan huruf yang berjajar. Weiits, meskipun kecil, lo tetep nggak boleh menganggap remeh tiap tanda baca. Bayangin aja betapa bingungnya lo saat ini seandainya nggak ada satu pun tanda baca di tulisan ini. Selain lo nggak tahu kapan waktunya berhenti dan tarik nafas, lo mungkin bakal salah paham sama apa yang dimaksudkan oleh penulis.

Nah, mengingat peran penting dari tanda baca, kali ini P! mau berbagi fakta unik soal tanda baca yang jarang diketahui orang nih.

1. Pagar (#)

pound

Gambar: Laura Formisano

Tanda yang satu ini pasti udah nggak asing kan buat lo, apalagi buat lo yang doyan banget nulis caption isinya # doang. Hihi. Tahu nggak sih ternyata nama buat tanda # bukanlah hashtag loh. Menurut seorang insinyur dari Bell Labs, tanda ini awalnya bernama octothorpe.

2. Tanda seru (!)

exclamation point

Gambar: Laura Formisano

Tanda baca yang satu ini udah mulai dipakai dalam tulisan di atas kertas sejak abad ke-15. Biasanya tanda ini dipakai buat mengekspresikan sentimen yang kuat. Meski udah dipakai lama, ternyata tanda seru baru ada di mesin ketik sejak tahun 1970 looh. Sebelum tahun itu, orang yang mau mengetik tanda seru harus membuatnya secara manual. Pertama penulis harus mengetik tanda titik dulu lalu mengetik apostrophe di atasnya. Cukup ribet yaah?

3. Ampersand (&)

ampersand

Gambar: Laura Formisano

Selama ini tiap kali ngeliat tanda "&", lo pasti membacanya sebagai 'dan'. Ya kan?? Padahala keduanya nggak selalu bisa saling menggantikan loh. Misalnya aja, lo pasti pernah ngebaca credits di akhir film. Biasanya ada dua nama yang ditulis dengan tanda "&" tapi ada juga yang pakai kata 'dan'. Apa yang membedakan? Tanda ampersand biasanya dipakai saat dua orang berkolaborasi secara langsung sedangkan kata 'dan' dipakai jika ada dua orang, misalnya penulis, yang menulis naskah secara individu.

4. Titik (.)

Titik

Gambar: Tatiana Ayazo

Tanda titik ini udah dikenal sejak abad ketiga sebelum Masehi. Dulunya, tanda ini nggak ditaruh di bawah kayak yang lo kenal sekarang ini. Tanda titik justru ditaruh di bagian atas baris. Sedangkan untuk makna dan kegunaan dari tanda titik ini nggak pernah berubah dari dulu sampai sekarang yakni sebagai akhir.

5. Koma (,)

Koma

Gambar: Tatiana Ayazo

Tanda koma dan titik ditemukan oleh orang yang sama yaitu Aristophanes of Byzantium. Tanda koma biasanya muncul di bagian tengah kalimat sebagai jeda biar orang yang membacanya bisa ambil nafas sebelum bersuara dengan sangat lantang. Selain itu, koma juga dianggap sebagai tanda baca paling mahal saat ini. Kenapa? Karena peletakan koma yang salah bisa menyebabkan kerugian. Udah ada banyak perusahaan yang mengalami kerugian sampai puluhan juta dolar karena kesalahan peletakkan koma.

 

Komentar