Yuk stop animal abuse!

Belakangan ini telinga kita sering mendengar tentang lagu “makan daging anjing dengan sayur kol.” Emang video itu langsung viral seketika karena seorang anak menyanyikan lagu lucu tersebut dengan penuh semangat.

Di balik lagu itu, lo tau nggak kalo sebenernya anjing-anjing banyak yang diperdagangkan secara liar buat dikonsumsi dagingnya? Di halaman resmi ACPA Group, diceritakan mengenai proses perdagangan anjing secara ilegal dari proses pencarian anjing sampai ke rumah pejagalan.

ACPA Group (Asia Canine Protection Alliance) merupakan aliansi organisasi perlindungan hewan internasional yang terbentuk dari Animals Asia, Change For Animals Foundation, Humane Society International, dan Soi Dog Foundation. ACPA berkomitmen untuk mengakhiri perdagangan dan permintaan anjing untuk konsumsi manusia di Asia, khususnya Thailand, Laos, Kamboja, dan Vietnam.

ACPA menjelaskan proses perdagangan daging anjing secara jelas. Anjing-anjing untuk perdagangan liar banyak berasal dari anjing liar yang berada di jalanan, peternakan, hingga pencurian anjing peliharaan.

Mereka menangkap anjing-anjing tersebut dengan cara yang sangat kasar. Leher atau kaki anjing-anjing tersebut dijepit menggunakan penjepit besi. Setelah itu, mereka diseret paksa menuju truk-truk untuk segera dikirim.

Setelah berada di dalam truk, mereka diletakkan di kandang-kandang yang sangat sempit. Di truk itu mereka dibiarkan tanpa makanan, air, dan istirahat yang cukup. Banyak anjing-anjing yang menderita penyakit dan luka akibat penanganan yang kasar tadi. Tak sedikit juga anjing yang mati jauh sebelum sampai ke tempat tujuan akibat lemas, dehidrasi, dan stroke jantung.

Perjalanan anjing-anjing malang tersebut berakhir di rumah pejagalan, pasar, mau pun restoran. Metode pejagalan bisa berbeda-beda, tergantung tiap tempat. Anjing-anjing itu bisa dipukul menggunakan pipa besi yang berat, digorok lehernya, ataupun menusuk dada mereka dengan pisau besar.

View this post on Instagram

Yang bilang lagu “makan daging anjing pake sayur kol” lucu. Silakan tonton video ini sampai habis. Ini proses pengolahan anjing menjadi makanan (dari berbagai daerah ga cuma di Indonesia aja). Tim kami sendiri pernah investigasi gimana kejamnya bunuh anjing buat dimakan. Dipilih dari kandang, dicekek pake tongkat, dipukul, masih menggelepar-gelepar ada yang langsung dibakar, atau dikuliti. Selain dicekek, ada juga yang dikasih racun, digebukin dalam karung, dilepepin di dalam air. Metodenya berbeda-beda tapi tetap menyiksa. Yang lebih menyakitkan lagi mendengar pembenaran “kalo bunuh anjing, darahnya jangan sampai keluar, nanti ga enak”. Makanya mereka bunuh anjing dengan cara digetok, digebuk, dicekik, ditenggelamkan hidup-hidup, dijepit dsb. Jika penyiksaan dianggap lucu, sudah hancur lah moral bangsa ini. Jiwanya sudah sakit. Silakan tag akun-akun yang promosiin makan daging anjing, baik dari video anak kecil, atau video dari band. Kasih pengetahuan ke mereka soal ini. Ini baru satu video aja, ada banyak videonya silakan cari tau sendiri. #dogsarenotfood #anjingbukanmakanan #savehumanity #stopcruelty Tag: @punxgoaran @awreceh.id @dagelan Tolong tag akun yang lain ya. #Repost @researchedfacts with @get_repost ・・・ 🙏This will make you cry😭😭😭. I never post anything other than facts but this made me cry. So i want you people know whats happening in this world, we are enjoying , the animals are suffering no media is talking about this! This should stop. #viewerdiscretionadvised 👉SHARE TO ALL YOUR FRIENDS🙏 (Let's Do Something For This) . . . . . . #human #stopanimalabuse #sad #dogsofinstagram #cats #catsofinstagram #puppy #puppies #puppiesofinstagram #dog #pet #humanity ##sciencefacts #didyouknow #truefacts #knowledge #science #facts #dailyfacts #didyouknow

A post shared by GardaSatwaIndonesia (@gardasatwaindonesia) on

Di Instagram, @gardasatwaindonesia me-regram video dari @researchedfacts yang menunjukkan proses penyiksaan anjing. Dalam video tersebut terlihat anjing-anjing diseret secara paksa, dicekik, ditenggelamkan ke dalam air panas, dipukul kepalanya, dibakar, dan banyak metode lainnya.

Ada sebuah perkataan yang menyebutkan kalo membunuh anjing, darahnya jangan sampai keluar. Nanti nggak enak. Pemikiran inilah yang membuat anjing-anjing tersebut dibunuh dengan cara-cara yang sangat tidak berperikemanusiaan.

Memang tidak ada peraturan resmi yang melarang untuk mengonsumsi daging anjing, tetapi masih banyak kok bahan makanan selain anjing. Kalo pun emang benar-benar mau mengonsumsi daging anjing, kan bisa nggak pakai cara yang kasar. Lebih baik lagi kalo anjing nggak untuk dikonsumsi, tapi dijadikan hewan peliharaan. Yuk stop animal abuse!

Komentar