cityscape.jpeg

Syedihhhh, huhu.

Natal udah di depan mata, nih! Pasti seneng dong ya merayakan hari besar Natal buat yang merayakannya. Yang nggak merayakan pun juga pasti seneng banget, soalnya ada hari libur yang cukup panjang, diskonan di mall juga banyak, dan banyak film bagus yang bisa ditonton. Tapi beruntunglah kalian karena berada di negara yang memperbolehkan perayaan Natal diadakan. Ternyata ada lho beberapa negara di muka bumi ini yang nggak bisa merayakan Natal, huhu syedihhh. Kayak negara-negara di bawah ini. 

1. Korea Utara

Pertama ada negara yang dipimpin sama Kim Jong Un yakni Korea Utara. Di negara ini, Pemerintah Korea Utara (Korut) sangat ketat perihal informasi libur agama. Bahkan di negara ini nggak pernah ada hari libur, kecuali hari ulang tahun dari pemimpin Korea yang terdahulu yakni Kim Jong Il. Dikutip dari Times, Korut emang membebaskan warganya buat memeluk agama apa pun. Tapi sampai saat ini banyak kebijakan yang nggak diterapkan di negara tersebut. Mostly yang merayakan Natal pun nggak sedikit dijebloskan ke penjara. 

Nggak jarang waktu Natal tiba, Korut sering memberikan kecaman ke Korea Selatan sebagai negara tetangga kalau saja mereka menyalakan pohon Natal raksasa di wilayah perbatasan. Ngeriii~

northkorea.jpg

2. Tajikistan

Selain melarang penggunaan kembang api, makan-makan, tukar kado, dan ngumpulin uang untuk Tahun Baru. Pemerintahan Tajikistan juga melarang pemasangan pohon Natal, baik yang pohon beneran atau artifisial di beberapa tempat salah satunya sekolah dan kampus. Dikutip dari Metro, negara ini cuma memperbolehkan pemasangan Pohon Natal di lapangan ibu kota Dushanbe itu pun menjelang Tahun Baru. 

Ini dikarenakan sebuah insiden di tahun 2011, di mana ada kekerasan di negara tersebut jelang Natal yang dilakukan oleh seorang pria pakai kostum Santa Claus mendadak ditikam sampai meninggal di Dushanbe. Polisi setempat memperkirakan hal ini dipicu karena masalah agama. Nah, insiden ini lah yang menyebabkan ulama terkemuka di negara ini mendesak umat Islam untuk nggak ambil andil dalam liburan Natal atau Tahun Baru lagi. 

tajikistan.jpg

3. Brunei Darussalam

Kemudian negara tetangga dari Indonesia, Brunei Darussalam ternyata juga nggak memperbolehkan perayaan Natal semenjak dilarang sama Kementrian Agama Brunei pada 27 Desember 2014. Hal ini menyebabkan beberapa restoran, rumah makan, mall, atau tempat usaha apa pun nggak diperbolehkan pakai atribut Natal atau pun Santa Claus menjelang Natal sampai Tahun Baru. 

Yhaa walaupun nggak diperbolehkan, namun beberapa umat non-muslim di sana tetep bisa merayakan walaupun nggak terang-terangan. Menurut Fatwa Mufti Brunei Darussalam, umat yang merayakan Natal diperbolehkan merayakan tapi harus dalam komunitas masing-masing, nggak boleh terbuka di hadapan umat Muslim yang merupakan masyarakat mayoritas di negara tersebut. 

bruneidarussalam.jpg

4. Arab Saudi

Dan yang terakhir adalah Arab Saudi, negara ini punya hukum di mana hanya agama Islam yang diperbolehkan dilakukan di ruang publik. Jadi beberapa umat non-muslim di sana beribadah maupun merayakan Natal di dalam rumah masing-masing mereka. Ini dikarenakan di sana jarang banget ada gereja.  

saudiarabia.jpg

Photo header via unsplash.com/@libbypenner

Komentar