photo-1495197359483-d092478c170a.jpeg

Karena kurang dan kelebihan bobok itu sama nggak baiknya ketika lagi puasa.

Pernah nggak sih, lo ngerasa kayak capeeek bangeeettt, ngantuk bangeett, dan males nggak karuan waktu lagi menjalani puasa? Badan rasanya lemes battt padahal kudu sekolah atau kerja. Nah, bisa jadi ada sesuatu metode yang 'melenceng' ketika menjalani puasa. Salah satunya adalah jam tidur yang nggak teratur. Dikutip dari The National, dokter rupanya udah memperingatkan betapa pentingnya kualitas tidur kita ketika menjalani puasa, karena ketika bobok kita nggak berkualitas dan siklusnya amburadul semua itu bakalan mengakibatkan kesehatan kita nggak fit. 

via GIPHY

Dikutip dari The National, sebuah studi menyebutkan bahwa hingga 90 persen di Uni Emirated Arab orang nggak bobok dengan kualitas yang baik yakni bobok kurang dari 7 jam per malam. Kurang tidur itu bisa melemahkan pertahanan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan resiko terkena tekanan darah tinggi sekaligus diabetes tipe II rupanya. 

via GIPHY

Selama puasa, siklus tidur orang terganggu karena banyak yang tetap terjaga untuk waktu yang lama di malam hari. Ini rupanya mengakibatkan perubahan fisiologis dalam tubuh, membuat mereka lebih berisiko terkena masalah kesehatan. "Manusia biasanya baru dapat tidur nyenyak di awal malam dan lebih banyak bermimpi di akhir malam," ujar Dr Hady Jerdak, Obat Penyakit Dalam, Penyakit Paru dan Obat Tidur dari Rumah Sakit Medcare, Dubai, Uni Emirated Arab. Dr Hady Jerdak juga menambahkan, ketika puasa rupanya siklus tidur normal jadi terganggu. Manusia jadi bangun lebih awal untuk sahur, makan banyak sebelum tidur dan kemudian tidur larut, rupanya ini nggak sehat.

Namun, ada sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk memastikan kualitas tidur yang lebih baik, Dr. Hady mengatakan kuncinya ada pada apa yang kalian konsumsi. Bagi Dr. Hady, penting banget ketika buka puasa hindari terlalu banyak makan makanan berat, penuh kalori, dan kaya akan gula karena akan mempengaruhi kualitas tidur. "Juga hindari makanan yang sangat pedas dan makanan yang digoreng," kata Dr Jerdak. Kopi dan produk yang mengandung kafein juga merupakan ide yang buruk, karena merupakan stimulan dan dapat mengganggu tidur. Makanan olahan dan asin juga harus dihindari karena mengandung banyak sodium dan akan menyebabkan dehidrasi.

via GIPHY

Dr. Hady Jerdak menyarankan untuk mencoba tidur minimal dua jam setelah berbuka puasa, dan ini dikhususkan untuk mereka yang nggak terlalu memilih sahur dengan makanan berat sekaligus untuk mereka yang nggak berencana bobok setelah sahur. "Bangun setelah sahur sangatlah bermanfaat buat kesehatan tubuh. Ini dikarenakan tidur setelah makan berat ketika sahur itu nggak sehat. Jika ingin tidur setelah sahur, ada baiknya menunggu 2-3 jam setelah makanan tercerna dengan baik oleh tubuh lalu baru tidur," imbuh Dr. Hady Jerdak. 

 

via GIPHY

Jadi gengggs, setelah sahur ada baiknya nggak bobok dulu yaa biar badan tetep fit sekaligus nggak bikin ngantuk. Kalau pun mau bobok, lebih baik lo istirahat setelah berbuka puasa yesss. Biar puasa lo bisa makin lancar tanpa rasa capek, jangan lupa dicobain yaaakkk!

Photo header via Unsplash

Komentar