girl sit w stock today 160125 tease 01 4a5f10942592fb35e96c6fde18906537.fit 760w

Hati-hati yah.

Di Amerika Serikat, hampir setiap jam ada anak yang terluka karena jatuh dari kursi. Orang tua kemudian terlalu protektif dengan anak-anak mereka ketika harus bermain di luar rumah, tapi bahaya tersembunyi juga dapat ditemukan di tempat-tempat yang tampaknya aman untuk anak-anak seperti taman bermain atau bahkan di rumah.

Lihat sederet daftar tentang semua hal yang mungkin terlihat aman, tetapi dalam kenyataannya, bisa menjadi bahaya potensial bagi anak berikut ini. Ingat, anak-anak terutama balita membutuhkan pengawasan setiap saat, dan daftar ini akan memberi kalian petunjuk tentang hal-hal lain yang perlu diwaspadai untuk melindungi anak-anak.

1. Membiarkan anak-anak melakukan olahraga berbahaya.

15054110 93092010 1f14b0c52b7c2318d684ccddb4458d3f573e6447 1563287989 1200 1 1563287989 728 63113fb3dd 1566560762
via depositphotos.com

Ada banyak keuntungan bagi anak-anak yang melakukan olahraga sejak dini, tapi ada juga daftar olahraga yang berpotensi berbahaya bagi mereka. Enam olahraga yang sebaiknya dihindari, seperti yang disarankan oleh ahli patologi forensik Dr. Bennet Omalu, adalah American football, hoki es, seni bela diri campuran, tinju, gulat, dan rugby. Dalam olahraga ini, seorang anak bisa menerima beberapa pukulan ke kepala yang berisiko pada kerusakan otak menurut para ilmuwan saraf.

Selain itu, aktivitas ini dapat menyebabkan masalah pada tulang belakang dan nyeri punggung yang dapat menyebabkan cedera serius. Keterlibatan berulang dalam olahraga ini dapat memperburuk skoliosis dari waktu ke waktu. Berjongkok, mengangkat beban di atas kepala, pendaratan yang terjadi secara keras, dan lari jarak jauh harus dihindari.

2. Membiarkan anak duduk dalam posisi W.

15054060 94068560 e1fc1668a5a1f604ebec7e1c31be6419d87ff0e6 1566545907 1200 1 1566545907 728 32e9147584 1566560762
via depositphotos.com

Posisi W adalah cara yang sangat umum dilakukan anak-anak untuk duduk ketika bermain di lantai terutama karena nyaman bagi mereka. Namun, bisa jadi itu adalah posisi yang paling berbahaya bagi anak-anak dan dokter menyarankan orang tua untuk mencegah anak-anak mereka duduk seperti ini.

Selain itu, ahli osteopati Avni Trivedi mengatakan bahwa posisi ini telah menjadi "epidemi baru" yang dapat berdampak pada perkembangan anak di sendi kaki dan tulang pinggul, melemahkan otot-otot trunkus, dan memberikan tekanan ekstra pada punggung, leher, dan bahu.

3. Memberi tablet pada anak (terutama balita).

15054010 2qimo 1560782618 728 51d7832796 1566560762
via Vekturbrektur / reddit

Di era sekarang, anak-anak menghabiskan lebih banyak waktu di depan layar tablet atau sejenisnya. Dokter memperingatkan orang tua untuk mengurangi "screen time" sebanyak mungkin karena cahaya biru adalah sebagian dari cahaya berbahaya yang dipancarkan dari layar ini.

Gejala umum dari paparan berlebih pada cahaya biru adalah sakit kepala, sakit leher dan bahu, mata kering atau iritasi. Ada pula gejala psikologis seperti berkurangnya perhatian, perilaku buruk, dan mudah marah. Ini juga dapat mempengaruhi siklus tidur dan bangun mereka, membuat mereka merasa lelah setiap saat.

4. Membiarkan anak bermain papan seluncur di pangkuan.

15054710 image crop 2487x2132 1560863422 728 c66e11fd5a 1566560762
via depositphotos.com

Kebanyakan orang tua berpikir bahwa ketika mereka berada di taman bermain dengan anak-anak mereka, akan lebih aman untuk bermain papan seluncur dengan posisi anak berada di pangkuan mereka. Sebenarnya, cara ini malah bisa berbahaya karena dapat menyebabkan patah kaki pada anak-anak.

Seperti yang dijelaskan oleh dokter anak, Dr. Diane Arnaout, berat badan orang tua akan mendorong semuanya ke bawah dengan kecepatan yang lebih tinggi, sehingga bisa membahayakan kaki atau lengan anaknya.

5. Membiarkan anak berdiri di kursi.

15054660 image crop 2397x2897 1560863741 728 9d37d10004 1566560762
via depositphotos.com

Ini adalah salah satu alasan paling umum yang menyebabkan anak-anak cedera, terutama di kalangan balita. Anak-anak memang suka bergerak, susah diam, dan mereka biasanya ingin memanjat semuanya, termasuk kursi. Jatuh dari kursi tinggi adalah penyebab utama trauma kepala dan gegar otak.

Inilah sebabnya para spesialis menyarankan orang tua untuk memberi pengaman khusus pada anak-anak ketika mereka berada di kursi makan, tidak membiarkan mereka berdiri, dan juga untuk selalu mengawasi mereka karena selalu ada kemungkinan bagi anak untuk menendang meja dan menjatuhkan kursi mereka.

Nggak perlu parno, kalian cuma butuh memberi perhatian sebaik mungkin pada anak-anak supaya bisa menikmati kehidupan sehari-hari yang aman dan nyaman.

Komentar