bigstock-134829389.jpg

Apakah lo masih menjadi jobseeker sampai sekarang?

Ketika panggilan untuk wawancara tidak kunjung datang, sulit untuk tidak merasa frustasi. Ketika melihat teman mendapatkan tawaran kerja sementara lo masih mengirimkan resume demi resume ke berbagai perusahaan, lo pasti merasa cukup kecewa. Kandidat berpengalaman dan lulusan baru tahu akan sisi pahitnya, fakta tentang sulitnya mencari pekerjaan dan sebaiknya lo menyiapkan mental yang kuat untuk menjalaninya.

Namun berusaha untuk tetap optimis terlepas dari semua kegagalan ini akan membuat lo lebih baik dalam jangka panjang. Memang tidak mudah, akan tetapi hal ini adalah satu-satunya cara untuk membuat lo tetap semangat dalam mencari pekerjaan impian. Kali ini JobStreet.com berbagi 6 cara untuk tetap positif saat mencari pekerjaan di tengah sulitnya mencari pekerjaan saat ini.

1. Menjauhlah dan berikan diri lo waktu untuk merenung

Menyibukkan diri dan melakukan berbagai kegiatan sambil menunggu merupakan hal baik untuk tetap termotivasi dan menjaga ketrampilan/skill lo tetap berkembang. Akan tetapi, ada saat-saat di mana hal ini terlalu membebani, jadi luangkan waktu untuk bersantai dan fokus pada diri lo sendiri. Terkadang yang lo butuhkan hanyalah waktu bagi diri sendiri untuk merenung dan berpikir tentang jalur karier apa yang sebenarnya lo inginkan. Memiliki kesulitan untuk menemukan jalur karier untuk diambil? Saat inilah kesempatan yang tepat untuk menemukan apa yang menjadi ketertarikan lo, jadi luangkan waktu untuk memikirkan rencana dan hal-hal yang perlu dilakukan.

Hanya saja jangan terlalu santai. Kembali bergerak melakukan hal-hal yang penting setelah lo telah menemukan apa yang harus dilakukan selanjutnya.

2. Tetap aktif

Pencarian kerja dapat melelahkan-berpindah dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya, job fair yang tak habis untuk dikunjungi dan semua acara networking yang harus didatangi. Pencarian kerja seringkali terasa seperti sebuah pekerjaan tetap dikarenakan semua hal yang harus dilakukan. Hal buruk tentang pencarian pekerjaan - terutama untuk para pengangguran - juga dipenuhi dengan jangka waktu yang panjang di mana lo benar-benar tidak melakukan apapun. Ini adalah kondisi berbahaya dan sebaiknya lo segera mengatasinya daripada menunda-nunda.

Sangatlah mudah untuk merasa bosan ketika pekerjaan lo tidak lebih dari bangun, makan, dan tidur (berulang-ulang terus menerus). Tidak masalah pada awalnya, terutama ketika lo sudah merasa terbebani akan sekolah dan bekerja untuk waktu yang lama dan perdiode ini merupakan jeda yang memang diperlukan. Akan tetapi, menjadi terlalu santai akan situasi lo juga tidak bermanfaat. Pada kenyataannya, tidak melakukan apapun dalam jangka waktu yang panjang hanya menjadikan lo merasa lelah dan frustasi dikarenakan proses yang lambat.

Jadi, buatlah diri lo sibuk. Jagalah pikiran dan tangan lo tetap aktif dengan melakukan hal-hal berguna: lakukan pekerjaan rumah, berolahraga, mengikuti kursus atau bekerja sukarela untuk mendapatkan pengalaman sementara menunggu panggilan wawancara dari perusahaan impian. Menyelesaikan tugas-tugas ini, sekecil apapun kelihatannya, dapat membangun kepercayaan diri seseorang dan menghilangkan kekuatiranlo akan datangnya panggilan interview.

3. Biarkan pikiran-pikiran baik muncul

Pikiran lo merupakan sebuah alat yang kuat dan terserah lo bagaimana cara menggunakannya dalam saat-saat menantang seperti ini dalam hidup. Mungkin akan lebih mudah mengatakan daripada melakukan akan tetapi selalu pilihlah untuk melihat sisi baik dari berbagai hal. Kendalikan sebisa mungkin suara-suara negatif di dalam kepala yang mengatakan bahwa lo tidak cukup baik. Merasa bahwa semua yang lo dapatkan hanyalah penolakan demi penolakan? Terima hal tersebut, bangkit, dan katakan, “Tidak apa-apa. Masih ada banyak kesempatan menunggu saya di luar sana".

Memperhatikan diri lo sendiri merupakan kunci di sini. Ini berarti tidak membiarkan perasaan menyalahkan diri atau mengasihani diri sendiri ketika hal-hal tidak berjalan sesuai kemauan lo. Milikilah tekad untuk terus merasa optimis terlepas dari semua kegagalan yang menimpa lo.

4. Mencari dukungan (support system)

Kita cenderung merasa tersisihkan dari yang lainnya selama masa-masa sulit. Bagi para pengangguran, mereka mungkin merasa malu untuk bertemu keluarga dan teman yang mempunyai pekerjaan. Akan tetapi, seperti yang telah kita bahas sebelumnya, bukan merupakan hal yang baik untuk menghadapi masalah ini sendiri. Pada kenyataannya, isolasi seringkali dapat membuat hal-hal menjadi semakin buruk.

Jika sedang berada dalam situasi ini, jalan terbaik adalah dengan menempatkan diri di sekeliling orang-orang yang mendukung dan menyayangi lo – mereka akan sangat dibutuhkan di masa-masa di mana lo tidak merasa baik-baik saja. Apakah lo memiliki teman yamg juga sedang mencari pekerjaan? Saling mendukunglah satu sama lain sebanyak mungkin. Lo membutuhkan mereka saat ini, dan mereka membutuhkan lo juga. Pergi dan lakukan kegiatan-kegiatan yang menyenangkan dengan teman-teman untuk memuat lo tetap termotivasi.

Merasa sulit untuk melakukan hal-hal ini? Bukanlah hal yang memalukan untuk mencari bantuan professional untuk membantu lo merasa lebih baik. Berbicaralah dengan seorang advisor karier atau carilah bimbingan dari penasehat spiritual. Apapun yang lo putuskan untuk lakukan, tidak perlu menghadapi semua ini sendiri.

5. Bersyukurlah

Ya, ada banyak hal untuk disyukuri bahkan dalam masa-masa menantang seperti ini. Tidak percaya? Luangkan waktu setiap malam untuk berpikir tentang hal-hal baik yang terjadi di hari itu dan pikirkan bagaimana hal tersebut bermakna untuk lo.  Mungkin lo bertemu kembali dengan teman masa kecil yang menjadi perekrut di suatu perusahaan dalam sebuah wawancara yang lo hadiri. Hal tersebut merupakan hal yang perlu disyukuri! Meskipun sederhana, hal-hal yang sepele seperti mendapatkan tempat duduk di kereta saat jam sibuk sudah merupakan suatu hal yang perlu disyukuri, maka pikirkan tentang hal tersebut juga.

Mengapa rasa syukur penting ketika mencoba membangun kepercayaan diri seseorang? Ditemukan bahwa, orang-orang yang menyadari anugerah yang mereka terima lebih sehat, lebih kuat, dan jauh lebih bahagia daripada orang-orang yang tidak menyadarinya.

Oleh karenanya, luangkan waktu untuk merayakan, bahkan kemenangan kecil yang lo raih tiap hari. Dan ya, ketahuilah saat-saat di mana lo merasa diberkati.

6. Kerjakan sesuatu satu persatu

Setelah menemukan jalan, lo akan mulai menemukan bahwa hal-hal datang jauh lebih mudah pada lo: panggilan-panggilan mulai berdatangan, lo bertemu dengan jauh lebih banyak orang yang dapat menghubungkan lo kepada kesempatan karier yang menakjubkan, dll. Namun hal ini juga dapat menjadi suatu hal yang membebani untuk dihadapi di saat bersamaan.

Saran kami adalah untuk istirahat sejenak, tarik nafas, dan fokuslah pada satu hal dalam satu waktu. Luangkan waktu untuk menerima tiap perubahan untuk membuat diri lo terkendali dan tetap fokus. Lo sudah dekat dengan garis akhir maka sekarang bukanlah saatnya untuk mengacau.

Baik sedang memilih tawaran pekerjaan maupun menunggu mendapat panggilan dari perusahaan, yang terbaik adalah tetap tenang, hadapi semua hal yang datang dan berharap semua hal berjalan baik. Percaya bahwa hal baik akan segera datang pada lo.

Photo header via cybsearch.com

Komentar