passport colors

Meski begitu, tidak ada aturan resmi soal pemilihan warna paspor ini

 

Buat lo yang suka jalan-jalan keluar negeri pasti udah nggak asing sama yang namanya paspor. Ya dong, pastinya. Karena kalo nggak ada paspor kan nggak bisa keluar negeri. Huehehe.

Tapi apakah lo sadar dan memahami tentang perbedaan warna paspor dari negara-negara di dunia? Kenapa juga paspor Indonesia warnanya hijau bukan merah putih gitu?

Menurut Business Insider, variasi warna paspor ini salah satunya disebabkan oleh kondisi geografi, politik, dan bahkan agama dari sebuah negara. Meski begitu, sebenarnya tidak ada pedoman atau peraturan yang menentukan warna dokumen penting ini.

Hal tersebut pun dikonfirmasi oleh International Civil Aviation Organizazion yang merupakan badan yang mengeluarkan standar paspor pada ukuran sampul, format dan teknologi. Lalu apa yang membuat paspor jadi beda-beda?? Dan apa maknanya??

Paspor Merah

Paspor berwarna burgundy ini digunakan oleh anggota Uni Eropa dan negara-negara yang tertarik untuk bergabung (misalnya: Turki). Selain itu, Andean Community (juga dikenal sebagai ambisi Uni Eropa sebelumnya) seperti Bolivia, Kolombia, Ekuador, dan Peru juga memiliki paspor berwarna merah.

Paspor Biru

Hrant Boghossian dari Passport Index mengungkapkan yang menggunakan warna biru pada paspor sangat umum di 'dunia baru'. Negara-negara dengan paspor biru antara lain Karibia, Brazil, Argentina, Paraguya, dan Uruguay.

Paspor Amerika Serikat pun pernah berwarna biru yakni pada tahun 1976. Namun setelahnya Amerika Serikat sering berganti-ganti warna. "Kami percaya dokumen pertama AS berwarna merah. Kemudian hijau pada tahun 1930-an, lalu merah anggur, dan hitam pada 1970-an," ujar Boghossian.

Paspor Hijau

Boghossian mengatakan bahwa sebagian besar negara Islam menggunakan paspor hijau karena hijau merupakan warna yang merepresentasikan agama mereka. Selain negara-negara Islam, anggota ECOWAS (Economic Community of West African StateS), seperti Nigeria dan Senegal.

Paspor Hitam

Nah warna hitam dianggap lebih praktis. Warna ini dianggap tidak mudah kotor dan cenderung terlihat lebih resmi. Negara yang menggunakan warna hitam antara ain Republik Botswana, Zambia, dan Selandia Baru.

Nah dari penjelasan, warna-warna tersebut dipilih karena faktor geo-politik dan ekonomi suatu negara.

"Pemerintah di seluruh dunia memiliki kebebasan untuk memilih warna dan desain," ujar Boghossian. "Sayangnya hanya sedikit yang memahami pentingnya dokumen ini pada identitas merek negara mereka."

 

Foto dan artikel: Travel + Leisure

Komentar