Penasaran apa aja? Langsung aja baca artikel ini!

Musim hujan telah tiba nih, bro! Mungkin yang suka berpergian naik motor, hujan merupakan kendala besar. Udah kebasahan, jalanan licin, berlubang dan parahnya lagi, liat pengendara motor tiba-tiba jatuh di depan kita. Aduh, pasti bisa bikin kita lemes plus panik kalau lagi nyetir. 
 
Supaya nggak kejadian kayak gitu dan mengurangi resiko kecelakaan, ada baiknya kita tau kondisi motor kita sendiri. Jika ada aksesoris motor yang membahayakan diri kita, lebih baik kita copot atau ganti. Tapi, kadang buat pengendara yang hobi mengaplikasikan motornya, hal itu menjadi kepuasan sendiri.
 
Nah, sekarang P! mau ngasih beberapa catatan nih bro, tentang aksesoris motor yang bahaya bagi pengendara yang digunakan saat musim hujan tiba. Apa aja hayo? nih bro P! kasih catetannya. Cekidot!
 
1. Ban motor ukuran kecil
 
 
Sering nih kita lihat pengguna sepeda motor  gunain ban yang nggak sesuai dengan ukuran motornya. Sampai ada yang rela ngerubah ukuran ban motornya jadi lebih kecil dari body motor. Padahal kaya gitu nggak perlu bro, mau tau kenapa?
 
Ban dengan ukuran lebih kecil dari body motor bikin motor lebih mudah terpeleset. Pasalnya, permukaan ban yang bersentuhan langsung dengan permukaan lintasan juga semakin sedikit. Alhasil, daya cengkeraman ban pun semakin kecil.
 
Nggak cuma itu aja, saat motor melibas lubang di jalanan yang tertutup genangan air, akan mudah terguling atau terjatuh. Alasannya karena dengan permukaan ban yang lebih kecil dan tipis, maka kemampuan meredam guncangan juga semakin kecil.
 
2. Grip setang dari logam 
 
 
Grip setang merupakan bagian motor paling penting bagi pengguna sepeda motor. Tanpa grip setang kita tentu nggak bisa jalanin motor kita. Maka dari itu nggak sedikit pengguna motor mengganti grip setang tersebut. Malah ada yang mengganti grip setang dengan bahan logam, alasannya sih biar tampilan motor lebih keren. Padahal, grip setang yang terbuat dari logam merupakan aksesoris berbahaya.
 
Kenapa berbahaya? Pada saat air hujan mengguyur, maka sudah pasti bikin permukaan setang itu menjadi licin. Hal itu bisa mengakibatkan cengkraman tangan pada grip setang sering meleset. 
 
 
3. Footpeg logam 
 
 
Footpeg atau pijakan kaki yang terbuat dari logam juga berpotensi menimbulkan bahaya nih bro, baik footpeg di bagian depan pengendara maupun belakang. 
 
Jika terjadi hujan, maka pijakan kaki akan menjadi basah dan licin. Hal itu cukup membahayakan pengendara ketika ingin bermanuver atau melakukan rem. Kaki pengendara bisa terpleset yang mengakibatkan si pengendara terjatuh.
 
4. CVT variasi 
 
 
Nah, buat pengguna skutermatik (skutik) sebaiknya gunakan kotak CVT (Continously Variable Transmission) asli bawaan pabrik motor yang kalian pake. Pasalnya, kotak CVT dari pabrikan tersebut telah dirancang untuk melindungi komponen vital skutik, termasuk saat hujan. Sekarang ini, banyak pengguna skutik menggunakan kotak CVT variasi yang memiliki banyak lubang. Padahal, lubang tersebut merupakan jalan masuk bagi kotoran dan air ke komponen CVT. Bila CVT skutik itu kotor atau basah, maka skutik akan rusak. Biayanya pun mahal bro.
 
5. Lampu HID (High Intensity Discharge) Putih 
 
 
Lampu HID (High Intensity Discharge) atau yang lebih dikenal dengan nama lampu Xenon merupakan lampu dengan tingkat intensitas cahaya yang tinggi. Warnanya pun bermacam-macam bro, tapi biasanya sih kebanyakan pengendara motor menggunakan lampu HID yang berwarna putih. Dengan alasan lebih terang dan bisa dibuat gaya.
 
Memang sih kalo cuaca normal, menggunakan lampu HID berwarna putih ini terlihat menarik. Tapi, jika musim hujan apa tetap aman? Nanti dulu bro, menggunakan lampu HID berwarna putih saat hujan itu sangat beresiko. Karena, sinar lampu HID berwarna putih dapat menyamarkan pandangan mata dan tidak bisa menembus air hujan dengan jauh. 
 
6. Sarung tangan berbahan polyester 
 
 
Walau bukan tergolong aksesoris berbahan berat, namun sarung tangan memiliki peran yang cukup penting dalam berkendara. Tapi, kita perlu perhatikan bahan sarung tangan tersebut. Saat hujan, pastikan bahan sarung tangan bukan terbuat dari bahan polyester. Karena bahan polyester jika terkena air akan menjadi licin. Dan pastikan pula ukuran sarung tangan pas dengan ukuran tangan kita, sehingga kaus tangan nggak mudah banyak menampung air dikala hujan turun.
 
Mungkin, itu aja nih bro tips yang bisa P! kasih untuk kalian yang suka berkendara sepeda motor. Eits, tapi jangan lupa juga, sebelum mulai melakukan perjalanan ada baiknya berdoa dulu. Supaya perjalanan lancer sampai tujuan. Yah, semoga tips ini bisa bermanfaat buat kalian. Cheeers!
 
(Foto: blog.umy.ac.id)

Komentar