Image result for FerrariGood job Ferrari!

Sekarang ini, seiring perkembagan waktu dan perubahan regulasi banyak banget negara yang menginginkan para produsen mobil untuk memproduksi 'mobil hijau'. Karena adanya regulasi itu, mesin-mesin berkapasitas besar pada model performa udah mulai cenderung dianggap nggak masuk akal. Tapi walaupun begitu, Ferrari sebagai salah satu produsen supercar tersohor di dunia menyatakan komitmennya untuk mempertahankan penggunaan mesin V12.

Keputusan Ferrari ini sebelumnya udah dilakukan duluan sama kompetitornya, Lamborghini. Keputusan keduanya untuk mengambil jalur yang berbeda dari beberapa produsen premium yang udah mulai menyingkirkan mesin 12 silinder yang ditata seperti huruf 'V' itu dari daftar pilihan.

Image result for FerrariVia Ferrari

"Mesin naturally aspirated V12 bukanlah mesin downsized [pengecilan kapasitas], dan buat saya, itu tidak masuk akal buat hybrid. Kami akan bertarung buat V12, tentu saja. Kami akan melakukan apapun agar bisa mempertahankannya sebagai inti merek kami. Tetapi menjadikan V12 hybrid? Saya tidak melihat hal itu terjadi," kata Michael Leiters, Direktur Teknik Ferrari, dilansir Motor1.

Ferrari sendiri percaya kalo teknologi hybrid yang menggunakan mesin besar bukanlah sebuah perpaduan yang bagus buat masa depan. Ferrari disebut bakal fokus smaa mesin V12 dan bakal mengembangkan mesin yang lebih kecil yang mendapat sentuhan pengembangan teknologi hybrid.

Image result for FerrariVia The Verge

"Bila Anda mau memaksimalkan keuntungan dari sistem gerak listrik, Anda perlu melakukannya dengan mesin downsized, kalau tidak itu tidak masuk akal. LaFerrari adalah hybrid untuk performa. Pada masa depan, kami dipaksa mempertimbangkan emisi dan bila Anda mau memanfaatkan keuntungan CO2, Anda perlu downsized," kata Leiters. Gimana nih menurut lo gengs?

Komentar