garudaselect1

Dalami sport science dan kepelatihan dasar sepak bola profesional di bawah naungan FA.

Dalam rangka pengembangan pemain/atlet sepak bola muda tanah air, federasi tertinggi sepak bola Indonesia, Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) baru aja nih selesai menyeleksi 24 pemain sepak bola muda di bawah usia 16 tahun untuk diberangkatkan ke Inggris.

Program seleksi yang diberi nama Garuda Select: Elite Pro Academy ini akan membina 24 pemain muda Indonesia untuk mendalami ilmu Sport Science dan kepelatihan dasar sepak bola profesional di bawah naungan Federasi Sepak bola Inggris (FA).

Nggak hanya pemain aja, Garuda Select akan membawa 4 pelatih muda terpilih juga loh untuk diberangkatkan. Para pemain dan pelatih terpilih, nantinya akan dibimbing oleh pelatih-pelatih profesional di bawah panduan Direktur Teknis, Dennis Wise dan Des Walker sebagai Pelatih Kepala. Kerennya lagi nih, program Garuda Select: Elite Pro Academy memberikan peluang bagi anak-anak muda berbakat Indonesia mendapatkan beasiswa untuk berlatih sepak bola di Eropa.

Pada jumpa pers yang dilangsungkan di Hotel Mulia Jakarta, Senin (10/1) siang WIB, Dennis Wise menjelaskan bahwa dalam masa berjalan, program tahap pertama akan berakhir pada Mei 2019, mereka akan dievaluasi oleh tim Pembimbing dan tim Pembina. Para peserta juga wajib mengikuti program latihan setiap hari dan akan berkompetisi di akhir pekan melawan klub-klub profesional Inggris lain yang setara.

“Program ini memberikan kesempatan sebesar-besarnya bagi anak-anak muda berbakat di Indonesia, bertumbuh kembang menjadi lebih dari sekedar pemain sepak bola. Dalam hal ini, anak-anak juga dituntut untuk menumbuhkan jiwa profesionalisme sebagai pemain sepak bola profesional yang siap menghadapi tantangan dan persaingan di level dunia,” ujar Dennis Wise, selaku Direktur Teknis Program Garuda Select.

Dennis Wise bersama Des Walker juga telah berkeliling Indonesia untuk mencari bakat-bakat muda Indonesia yang belum terikat oleh tim profesional di Indonesia dan beberapa pemain muda dari klub-klub profesional di Indonesia.

Dalam program Garuda Select: Elite Pro Academy ini, PSSI mendapat dukungan penuh dari jaringan televisi streaming SuperSoccer TV. Di mana SuperSoccer TV akan menyiarkan secara gratis kegiatan-kegiatan para pemain muda dan pelatih terpilih saat berada di tempat pelatihan.

“SuperSoccer TV tertarik bekerjasama dengan PSSI dan membentuk sebuah program komersil jangka panjang yang saling menguntungkan. Program Garuda Select: Elite Pro Academy ini bukan sekedar bentuk kerjasama sponsorship atau donasi, namun lebih sebagai peluang bisnis yang diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan yang terus berkembang bagi kedua pihak. Dengan program yang menyeluruh, SuperSoccer TV akan menghadirkan berbagai konten yang mencakup penayangan pertandingan, program liputan kegiatan mingguan, program liputan all access harian hingga program merchandising dan branding lainnya,” jelas Mirwan Suwarso selaku SuperSoccer TV Business Development Director.

Untuk program pertama ini, Garuda Select akan berlangsung selama kurang lebih 6 bulan, di mana ke 24 pemain terpiling tidak hanya mendapatkan ilmu Sport Science dan kepelatihan dasar sepak bola profesional sajam tetapi mereka juga akan mendapatkan pembelajaran tentang mata pelajaran seperti di Indonesia, di mana PSSI akan mengirim guru khusus dari Indonesia.

Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria juga mengungkapkan, program ini merupakan salah satu bagian program PSSI selama 10 tahun ke depan. Dengan adanya program ini, PSSI berharap di masa mendatang timnas Indonesia bisa masuk ke babak utama Olimpiade.

Para pemain dan pelatih terpilih dipastikan akan diberangkatkan ke Inggris pada 15 Januari 2019.

Berikut 24 pemain Garuda Select: Elite Pro Academy:

  1. Ahludz Dzikri Fikri                     (Kiper)                asal klub Persib.
  2. Risky Muhammad Sudirman       (Kiper)                asal klub Persija.
  3. Ernando Ari Sutaryadi                (Kiper)                asal klub Persebaya.
  4. Amiruddin Bagas Kaffa Arrizqi     (Belakang)          asal klub Barito Putera.
  5. Kartika Vedhyanto Putra             (Belakang)          asal klub PPLP Jateng.
  6. Liba Valentino                            (Belakang)          asal klub Perseru.
  7. Mochamad Yudha Febrian           (Belakang)          asal klub Barito Putera.
  8. Muhammad Reza Fauzan            (Belakang)          asal klub (tidak ada).
  9. Komang Teguh Trisnanda           (Belakang)          asal klub Diklat Ragunan.
  10. Fadilah Nur Rahman                   (Belakang)          asal klub Diklat Ragunan.
  11. Vito Rendy Candra                     (Belakang)          asal klub Persebaya.
  12. Muhammad Salman Alfarid         (Belakang)          asal klub Diklat Ragunan.
  13. Brylian Negietha Dwiki Aldama    (Tengah)            asal klub Persebaya.
  14. David Maulana                           (Tengah)            asal klub Barito Putera.
  15. Sandi Arta Samosir                    (Tengah)             asal klub PSMS Medan.
  16. Alif Jaelani                                 (Tengah)            asal klub Barito Putera.
  17. Andre Oktaviansyah                   (Tengah)             asal klub PS Tira.
  18. Braif Fatari                                (Tengah)             asal klub (tidak ada).
  19. Mochammad Supriadi                 (Tengah)             asal klub Diklat Ragunan.
  20. Yadi Mulyadi                              (Tengah)             asal klub Persib.
  21. Muhammad Fajar Fathur R.         (Tengah)             asal klub Persib.
  22. Amiruddin Bagus Kahfi Alfikri      (Depan)               asal klub Barito Putera.
  23. Sutan Diego A. Zico                    (Depan)              asal klub Persija.
  24. Amanar Abdillah                         (Depan)              asal klub Persib.

Penyusunan posisi para pemain di atas masi bisa berubah berdasarkan evaluasi tim Pembimbing dan tim Pembina pada pelatihan dasar sepak bola profesional dalam masa program.

Komentar