dedik setiawan timnas indonesia uji coba vs yordan x600

Kalah maning, son.

Pertandingan antara Tim Nasional Yordania vs Indonesia berjalan dengan berat sebelah. Bertandang ke Stadion King Abdullah II, Amman, Yordania, Selasa (11/6), Indonesia harus menelan kekalahan telak dengan skor 1-4 dari Yordania pada laga uji coba internasional (FIFA Match Day).

Tuan rumah Yordania tampil menekan sejak sepak mula. Berkali-kali pertahanan Indonesia digempur, sayang penyelesaian akhir para pemain Yordania masih kurang baik. Beruntung, di menit ke-22, Yordania bisa memanfaatkan kelengahan para pemain Indonesia.

Berawal dari tendangan bebas, pemain Indonesia seperti belum siap untuk mengawal ketat para pemain Yordania. Bahaa Faisal yang menerima umpan matang dan lolos dari penjagaan ketat bek Indonesia di dalam kotak penalti bisa memaksimalkannya menjadi gol dengan tendangan keras kaki kanan. Skor pun berubah 1-0, untuk keunggulan tim tuan rumah.

timnas indonesia foto tim jelang melawan yordania x600

Di menit ke-42, lagi-lagi Yordania melihat celah dan kelengahan para pemain Indonesia. Anak asuh Vital Borkelmans pun berhasil melakukan serangan balik dan menambah keunggulan menjadi 2-0, melalui gol yang dilesakkan Ahmad Ersan.

Di babak kedua, Yousef Al-Rawashdeh berhasil memanfaatkan blunder kiper Indonesia, Andritany Ardhiyasa. Operan Andritany yang sangat buruk berhasil dipotong oleh pemain depan, sebelum mengarah Al-Rawashdeh yang kemudian dengan mudah mencetak gol ketiga untuk Yordania.

Saat gol demi gol sudah tercipta, seharusnya Indonesia lebih berani untuk menyerang, setidaknya untuk memperkecil ketertinggalan. Apalagi, ini juga berstatus laga uji coba dan tak ada beban layaknya sebuah kompetisi, sehingga Indonesia harus mengasah ketajaman dan kekompakkan para pemain untuk mencetak gol. Sayangnya, tidak ada pemain Indonesia yang bisa menyambungkan bola antar lini dengan baik sehingga aliran bola kerap terputus dengan mudah.

Yordania malah berhasil memperbesar keunggulan menjadi 4-0 melalui tendangan apik Hamza Al-Dardour. Skema gol ini pun terbilang mudah karena tidak ada pemain Indonesia yang melakukan pengawalan ketat. Indonesia baru berhasil mencetak gol di menit ke-86. Alberto Goncalves sukses mengeksekusi penalti dengan baik dan membuat kedudukan menjadi 4-1.

Melalui laman resmi PSSI, Pelatih Tim Nasional Indonesia, Simon McMenemy, mengatakan timnya mendapatkan pelajaran berharga dari Yordania. Simon mengapresiasi permainan Yordania yang memiliki tim kuat dan teknis bagus. "Ini adalah tim (Yordania) yang sama ketika mengalahkan Australia. Alasan utama kami ke sini adalah mendapat lawan tim kuat, dan kami dapat itu," kata Simon McMenemy.

Simon juga berujar bahwa Timnas Indonesia sebenarnya juga ingin menang, walau akhirnya para pemain hanya bisa memetik pelajaran dan pengalaman. "Yordania adalah tempat yang susah untuk main. Namun kalau misalnya kami balik ke sini lagi, tentu persiapan akan lebih baik. Karena kami sudah tahu. Kami tahu sejak awal bakal susah," tambah pelatih asal Skotlandia tersebut.

Indonesia kini bersiap menatap laga uji coba berikutnya melawan Vanuatu. Duel itu akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (15/6). "Masih ada pertandingan di Jakarta, di rumah kita. Menuju pertandingan itu kami akan pulang dengan kepercayaan diri. Saya tidak mau bicara kesalahan individu pemain. Saya lebih ingin error (kesalahan) mereka sebagai pembelajaran supaya lebih berkembang."

photo via pssi.org

Komentar