7fc02498 9091 449f b585 8440ff69b997

Jangan kasih kendor!

Sektor tunggal putra yang dihuni dua pemain terbaik, Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting kembali membuktikan kapasitasnya. Setelah sempat dikritik habis-habisan, keduanya berhasil mengamankan gelar untuk Indonesia di Australia Open 2019 Super 300, dengan Jonatan keluar sebagai pemenang.

Apresiasi pun berdatangan untuk Jonatan dan Ginting, satu di antaranya datang dari Susy Susanti. Penampilan Jonatan dan Ginting dinilai Susy sebagai sinyal positif dalam grafik penampilan keduanya. Kini, mereka hanya perlu tampil lebih konsisten demi mencapai level permainan tertinggi, seperti di ajang dengan level super 500, super 750, dan super 1000.

Susy mengatakan bahwa Jonatan dan Ginting berhasil menjawab kritik dengan prestasi. "Ini bisa jadi titik balik buat mereka, mereka sebenarnya mampu, tinggal keyakinan dan keberanian, strategi, itu yang lebih dimatengin lagi, sehingga prestasinya bisa lebih konsisten," kata Susy pada laman resmi PBSI, Badmintonindonesia.org.

491522fe 03a3 40d1 b2f0 95fa59eb986e

Menurut Susy, raihan Jonatan dan Ginting ini bukan sesuatu yang wah karena ia dan PBSI berharap keduanya masih bisa lebih stabil di tingkat yang lebih tertinggi. "Kami berharap peak-nya mereka di olimpiade. Proses kan akan berjalan, jam terbang, kematangan, keyakinan, memang ini yang harus dipoles terus, bagaimana mereka terus konsisten," kata Susy.

Jonatan memang sempat meraih medali emas Asian Games 2018 dan juara New Zealand Open 2019. Walau ia sempat mengalahkan para pemain yang rankingnya lebih tinggi, penampilan Jonatan masih terbilang tidak maksimal karena gugur di babak pertama Badminton Asia Championships 2019, terhenti di semifinal Malaysia Open 2019, dan kalah di perempatfinal Singapore Open 2019. Sementara itu prestasi Ginting terbaik adalah menjadi runner-up Singapore Open 2019.

330e256a b158 4dd8 af38 1f7704844263

Susy berharap Jonatan dan Ginting bisa mengikuti jejak Lin Dan dan Lee Chong Wei yang bisa meraih kemenangan demi kemenangan. Pastinya, pencapaian ini diharapkan bisa menjadi batu loncatan buat Jonatan dan memotivasi Ginting untuk berprestasi di level yang lebih tinggi. Keep faigk!

photo via badmintonindonesia.org/PBSI

Komentar