0 liverpool fc v krc genk group e uefa champions league

Pusing ya bos?

Jurgen Klopp mengakui bahwa Liverpool tidak punya pilihan selain memainkan dua pertandingan dalam 24 jam di dua benua ... karena tekanan dari FIFA. The Reds telah setuju untuk menggunakan dua tim yang berbeda untuk dua kompetisi yang berbeda, ketika mereka harus menghadapi Aston Villa di perempat final Carabao Cup sehari sebelum mereka bermain di semifinal Piala Dunia Klub atau Club World Cup pada 18 Desember 2019.

Klopp bergurau bahwa ia memiliki solusi sempurna untuk mimpi buruk ini, “Kami bertanya kepada Aston Villa apakah mereka akan datang ke Qatar untuk bertanding?” Kemudian, bos The Reds itu mengungkapkan bahwa klubnya memutuskan untuk membagi skuadnya karena takut mengecewakan badan pengendali sepak bola internasional.

0 champions league group e liverpool v krc genk

Melalui sesi jumpa pers setelah Liverpool meraih kemenangan di Liga Champion, Rabu (11/6) dini hari atas Genk, yang membuat mereka tinggal membutuhkan satu kemenangan lagi di pertandingan berikutnya untuk menjamin posisi juara Grup E, Klopp mengatakan: "Apakah mereka (FIFA) mengatakan kita harus melakukannya?

"Apakah kalian ingin benar-benar bermasalah dengan FIFA? Aku tidak yakin. Apakah kalian ingin benar-benar bermasalah dengan EFL? Mungkin juga tidak.

“Kami menghormati kompetisi. Banyak yang menganggap kami tidak ingin bermain di Piala Carabao, tapi itu tidak benar. Apa yang aku tidak suka tentang Carabao Cup hanyalah mengenai sistem dua leg di semi final.

“Kami bermain di Piala Dunia Klub hanya ketika kami bisa memenangkan Liga Champions. Itu tidak terjadi dalam hidup selama lima juta kali, dan itu berarti kami akan mengambil kesempatan tersebut.

“Apakah tahun ini adalah waktu terbaik? Tidak. Ini cukup sibuk. Tapi kami akan ke sana. Kami mencoba memainkan semua pertandingan dengan semua yang kami punya.”

0 liverpool v arsenal uk 30 oct 2019

Klopp, sekali lagi, melontarkan permohonan emosional kepada pihak berwenang untuk berpikir panjang dan keras tentang jadwal pertandingan, karena siapapun bisa pusing luar biasa ketika mengalami situasi Liverpool saat ini. Klopp berkata: “Kami tidak bisa melanjutkan hal-hal seperti ini di masa depan. Ayolah.

“Itu sebabnya aku meminta kita semua untuk duduk di meja dan mencari solusi, karena solusi yang ada sejauh ini terdengar seperti masalah berikutnya. Itu bukan solusi.

“Orang-orang berharap kita tidak lolos. Kamu tidak dapat bekerja seperti itu, bahwa kamu berharap seseorang gugur (dari kompetisi) sehingga semuanya baik-baik saja.

“Aku tidak ingin membatalkan kompetisi. Aku dari Jerman, mengapa aku membatalkan kompetisi di Inggris? Itu jelas tidak sopan dan tidak masuk akal, tapi aku punya peluang untuk ikut berbicara tentang masalahnya, dan itulah yang aku lakukan.

0 liverpool fc v krc genk group e uefa champions league 1

"Beberapa orang tidak suka itu, tapi aku tidak bisa mengubahnya. Masalahnya jelas. Setiap tahun kami melakukan hal yang sama dan beberapa orang merasa lucu 'lihat itu, mereka harus bermain lima pertandingan dalam tiga hari dan mari kita lihat bagaimana hasilnya'."

Klopp mengakui bahwa dia belum tahu apakah dia akan menurunkan tim terlemahnya di Piala Dunia Klub di Doha, atau di Villa. “Tidak, kami belum tahu pasti, kami punya ide bagaimana melakukannya, tapi masih terlalu dini untuk membicarakannya.

“Kami harus membuat keputusan, dan kami telah mengambil keputusan sekarang karena semua alternatif lain sudah menjadi masalah daripada solusi, dan tidak berhasil. “Kami mengatakan, itulah cara kami dapat melakukannya sebaik mungkin.

0 champions league group e liverpool v krc genk 1

“Sisanya, kami punya sedikit waktu untuk memikirkan itu. Kami memiliki hal-hal yang lebih penting untuk dilakukan, kami memiliki pertandingan yang menjadi fokus kami pada hari ini dan begitu juga seterusnya.

“Tapi dalam beberapa minggu ke depan kami akan membuat keputusan yang paling tepat, dan pada akhirnya kami akan memainkan tim Liverpool, 100%.”

Liverpool baru saja menang dengan skor tipis 2-1 atas Genk di Anfield. Sang manajer mengakui bahwa penyelesaian akhir timnya begitu buruk di depan gawang melawan Genk, yang nyaris harus dibayar mahal ketika Genk menyamakan kedudukan, sebelum Alex Oxlade-Chamberlain mencetak gol kemenangan.

"Hal yang paling penting adalah kami menang dan tidak ada yang cedera. Terlepas dari itu, hasil ini tetaplah sebuah hasil yang baik karena kami tidak menyelesaikan situasi seperti seharusnya dan seperti yang bisa kami lakukan."

photo via Mirror

Komentar