son 1185954128

Sungguh berhati mulia!

Son Heung-min sudah kembali tersenyum setelah menjalani beberapa hari yang sulit. Son mencetak dua gol dalam kemenangan telak 4-0 Tottenham atas Red Star Belgrade di Liga Champion, Kamis (7/11).

Son sempat diragukan untuk ikut melakukan perjalanan ke Serbia setelah ia tampak terpukul ketika pelanggarannya pada Andre Gomes membuat gelandang Everton itu membutuhkan operasi pada pergelangan kakinya yang patah. Tapi Son ternyata sanggup bangkit kembali di Belgrade dengan mencetak dua gol dalam empat menit pada babak kedua. Hasil ini menjadi kemenangan tandang pertama Spurs di Liga Champion sejak Mei.

Sesaat setelah mencetak gol, Son memilih untuk tidak merayakannya atau melakukan selebrasi berlebihan. Ia bahkan merayakan gol dengan gestur meminta maaf ke arah kamera, dan kemudian ia membuat simbol 'cinta' dengan tangannya. Langkah ini dilakukan Son untuk menghormati Gomes, yang sedang berjuang untuk bisa kembali pulih dari cedera parahnya.

son apology 5879
via The Independent

"Tentu saja, momen itu membuat segalanya menjadi sangat sulit dalam beberapa hari, tetapi aku telah menyadari betapa beruntungnya aku dengan semua dukungan yang aku dapatkan dari para penggemar dan rekan satu tim," ujar Son, yang telah mengirim pesan pribadi kepada Gomes, pada BT Sport .

“Aku sangat menyesal atas insiden yang terjadi dan segala situasinya, tetapi aku harus fokus untuk tim dan aku harus terus melangkah maju, dan itu adalah respons yang tepat untuk semua orang yang telah mendukung aku.

"Aku tidak ingin merayakan gol karena aku hanya ingin menghormati situasinya. Tentu saja, aku masih merasa sangat menyesal, aku minta maaf atas situasi ini dalam beberapa hari yang sulit. Aku berharap Andre Gomes cepat sembuh dan aku berharap yang terbaik untuknya."

red star tottenham 061119j
via Evening Standard

Bos Mauricio Pochettino menambahkan: "Aku bilang, itu bukan masalah besar. Itu masalah yang bisa terjadi pada semua orang, tidak hanya untuk Sonny, untuk semua orang di lapangan.

“Kami merasa sangat menyesal tentang apa yang terjadi pada Andre, tetapi ia sudah bisa berdamai dengan keadaan dengan cepat. Kami membantunya untuk move on.

“Momen itu adalah campuran dari segalanya, tidak hanya cedera, kartu merah, tapi juga bagaimana kami melewatkan tiga poin.

“Son sudah menatap masa depan dan kami membantunya untuk terus maju. Hari ini dia mencetak dua gol dan dia membantu tim memenangkan tiga poin yang merupakan hal terpenting.”

07977252
via The Independent

Pertandingan ini merupakan tantangan besar bagi Pochettino untuk memainkan Son, tetapi keputusannya sangat tepat karena Son mampu membayar kepercayaan sang bos. Belum lagi dengan tambahan gol yang dicetak oleh Giovani Lo Celso dan Christian Eriksen.

Kekalahan itu merupakan kekalahan yang terbesar bagi Red Star Belgrade selama bermain di kandangnya saat berlaga di kompetisi Eropa. Ini juga menjadi kali pertama bagi Red Star Belgrade kebobolan lebih dari satu gol di depan para penggemar mereka dalam 72 pertandingan terakhirnya.

Itu adalah malam yang benar-benar positif bagi Spurs karena mereka menang di laga tandang untuk pertama kalinya dalam 183 hari. Spurs juga seperti kembali terlihat memiliki masa depan cerah saat pemain yang dibeli pada musim panas Tanguy Ndombele, Lo Celso, dan Ryan Sessegnon tampil di lapangan secara bersama-sama untuk yang pertama kali.

1201065
via Daily Express

"Aku sangat senang," kata manajer asal Argentina itu. “Itu adalah tempat yang sangat sulit, itu adalah kemenangan yang sangat bagus. Kami layak menang dengan cara pendekatan kami.

“Aku pikir itu fantastis, kami harus terus maju. Ini hanya langkah yang sangat, sangat kecil. Tapi ini adalah langkah maju. Aku senang karena Lo Celso membuktikan bahwa ia adalah pemain yang sangat bagus dan punya karakter hebat.

“Sekarang dia hanya butuh waktu seperti Tanguy [Ndombele] dan Ryan Sessegnon. Mereka sangat muda. Mereka baru saja bergabung dengan tim dalam keadaan yang sulit, bukan keadaan terbaik.

"Itulah mengapa seperti yang selalu aku katakan kepada kalian, aku tidak berharap terlalu banyak, aku senang dengan yang mereka berikan kepada tim. Mereka butuh waktu. Aku senang dengan para pemain.”

0 champions league group b crvena zvezda v tottenham hotspur
via Mirror

Red Star, yang musim lalu mengalahkan Liverpool di fase grup, jelas terdengar menakutkan bagi Spurs. Tapi pada akhirnya, Spurs berhasil menang dua kali dengan agregat gol 9-0 dari Red Star. Pelatih Red Star, Vladan Milojevic mengatakan, “Kami mencoba menerapkan permainan yang berbeda dari yang kami lakukan di London.

“Yang kami inginkan adalah mengurangi ruang bagi lawan. Kami ingin mengambil permainan di jalur yang berbeda. Kami memiliki peluang saat kedudukan 0-0 dan setelah itu kami dihukum. Terlepas dari hasilnya, ada rasa pahit karena ada begitu banyak luka. Tentu saja kekalahan itu tidak menyenangkan.”

photo header via Gazzetta

Komentar