eden hazard 1697965

Bawa-bawa Sarri nih.

Eden Hazard telah mengakhiri tujuh tahun kariernya di Chelsea. Pada musim panas lalu, ia resmi bergabung dengan Madrid dalam kesepakatan senilai 88,5 juta Poundsterling.

Pemain Timnas Belgia ini bekerja dengan manajer Italia dalam tiga musim terakhirnya di London barat, ketika Conte bertugas pada 2016 hingga 2018, dan ketika Sarri menggantikan rekan senegaranya tersebut. Dari situ, Hazard kemudian membandingkan suasana latihan di Real Madrid dan Chelsea.

Hazard mengatakan bahwa dia memiliki banyak sesi latihan yang menyenangkan di bawah Zidane daripada yang dia lakukan dalam beberapa musim terakhirnya sebagai pemain Chelsea. "Di sini kami latihan selalu dengan bola," kata Hazard pada L'Equipe.

"Ketika kamu bereksperimen dengan orang Italia, seperti yang telah aku lakukan dengan Conte atau Sarri, maka kamu memiliki kesenangan yang jauh lebih sedikit. Semuanya lebih dirumuskan."

Sarri hanya menghabiskan satu musim di Stamford Bridge, di mana ia memenangkan trofi pertamanya sebagai manajer dengan meraih juara Europa League. Meskipun Hazard tidak ingin membuat perbandingan langsung antara mantan manajernya dan pelatihnya yang sekarang, dia mengakui bahwa kehadiran Zidane di ruang ganti Madrid adalah alasan lain mengapa dia ingin bergabung dengan klub.

hazard ggertey5464 images
via Football365

"Sulit untuk membandingkan (Zidane dengan Sarri)," tambahnya. "Aku tertarik pada Zidane di Madrid dan merasa sangat cocok. Dia sangat mengagumkan dan punya kendali yang luar biasa.

"Selama Euro 2016 dia mengatakan kepadaku: 'Akan lebih baik jika kamu datang'. Ketika Zidane benar-benar memanggilku, maka akan sangat sulit untuk mengatakan tidak. Dia mencintai para pemainnya dan seisi ruang ganti akan senang memilikinya sebagai pelatih."

Hazard juga secara jujur berbicara tentang bagaimana rasanya bisa memenuhi ambisi masa kecilnya bermain untuk Madrid.

“Itu adalah mimpiku untuk bisa sampai di sini," lanjutnya. "Sejak aku mulai bermain di taman sebagai seorang anak-anak, Real Madrir adalah klub yang aku dukung. Zidane adalah idolaku. Ketika aku menontonnya di televisi, dia adalah pemain yang punya magis luar biasa.

"Stadion itu (Santiago Bernabeu), ketika aku melihatnya di televisi, sangat istimewa. Dan kaus putih itu sempurna, bagiku itu luar biasa."

photo header via fourfourtwo

Komentar