tanda bulan madu chelsea lampard end 645747 2 1

Semakin nyata sejak kalah dari West Ham dan Everton.

Penurunan performa Chelsea dalam Premier League telah semakin terlihat. Kekalahan dari West Ham, Everton, hingga Southampton adalah bukti nyata bahwa ada beberapa hal yang perlu diperbaiki bila memang ingin bersaing di level teratas Premier League. Beruntung, berita gembira menghampiri Lampard dan Chelsea. Pengadilan Arbitrase Olahraga resmi meringankan hukuman embargo transfer Chelsea yang sejatinya baru berakhir pada Juni 2020. Kini, The Blues dipastikan sudah boleh membeli pemain baru pada Januari 2020.

Yaps, berita itu bisa saja menjadi kabar baik, tapi kalau dilihat lebih dalam lagi, Frank Lampard sebenarnya punya kinerja bagus ketika Chelsea mendapat larangan transfer. Ia tidak terbebani dalam membuat pilihan. Dalam beberapa kasus, Lampard berhasil membawa Chelsea selangkah lebih maju bersama para pemain muda tanpa ekspektasi yang tinggi.

Lampard bebas untuk memilih Mason Mount di depan bersama Ross Barkley, atau Tammy Abraham alih-alih Olivier Giroud. Keputusan ini terbilang sukses sampai membuat Tammy menjadi striker muda yang mengejutkan dan begitu ditakuti.

Lampard jauh lebih berani daripada sebelumnya. Ia mengambil lebih banyak risiko dari yang dia miliki dengan para pemain yang haus akan pembuktian.

Momen ini tentu sangat bermanfaat bagi skuad Lampard. Bila dilihat secara lebih luas lagi, situasi di Chelsea musim ini telah mewakili sesuatu yang sangat langka di sepakbola modern - pemain yang sedang berkembang diberi kesempatan secara nyata. Mereka tidak hanya bermain beberapa menit dalam pertandingan yang tidak penting. Sederet pemain muda ini mendapat kesempatan yang tepat untuk belajar dan tumbuh - di mana mereka berpotensi melakukan kinerja buruk dan membuat kesalahan, tapi masih akan dipilih untuk bermain di tim inti seminggu kemudian.

Suasana di dalam Stamford Bridge juga mencerminkan hal itu. Baik secara adil atau tidak, para pendukung Chelsea telah mendapatkan reputasi yang baik dengan memberikan sedikit perhatian terhadap apa pun yang tidak memenuhi harapan. Para fans belajar untuk tidak menuntut segala sesuatu dengan instan. Larangan transfer telah sedikit banyak memengaruhi sikap mereka. Patut diakui bahwa, musim Chelsea yang ditakdirkan untuk berjalan tidak sempurna sejak awal telah membantu menciptakan suasana hati yang lebih tenang di antara para penggemar.

Namun, apa yang terjadi ketika dinamika ini digeser? Apa yang terjadi pada energi di sekitar para pemain ini ketika kekuatan uang Chelsea kembali bermain setelah larangan transfer dicabut?

Bayangkan saja, apa jadinya kalau Chelsea berhasil mendapat Jadon Sancho atau pemain bintang lainnya di bulan Januari ini? Bisa jadi komposisi tim utama akan terusik. Beberapa mungkin ada yang bisa bertahan, tapi tak sedikit yang akan tersingkir. Para pemain muda akan kesulitan mendapatkan kepercayaan dan perlahan kehilangan keyakinan untuk memberikan kemampuan terbaiknya alias minder.

tanda bulan madu chelsea lampard 56b7e842a545195032cb9b90a83b47bd

Awan mendung di langit sudah terlihat ketika Chelsea kembali menelan sederet kekalahan, terutama ketika hasil buruk diraih saat bermain di kandang. Kritik baru-baru ini diarahkan pada Mason Mount, terutama setelah pertandingan melawan West Ham yang menunjukkan bahwa kebiasaan lama di dunia sepak bola masih sulit dibuang seutuhnya. Dalam realitas olahraga modern, orientasi klub adalah kemenangan. Bukan hanya sekadar bermain, tapi mereka ingin piala.

Konflik semacam itu menjadi tantangan yang sangat menarik bagi Lampard. Satu sisi, Frank Lampard harus bisa sebaik mungkin mengatasi berbagai agenda yang selalu terlibat dalam kebijakan transfer di Stamford Bridge. Jangan sampai pembelian pemain ini merusak keharmonisan skuad yang ada. Apalagi, ekspektasi tentu akan bergeser ketika Chelsea sudah kembali membeli pemain baru, yang barangkali berstatus megabintang.

Apakah ini menjadi pertanda bahwa bulan madu Lampard bersama Chelsea akan berakhir? Sebenarnya cuma waktu yang bisa menjawab. Namun demikian, kita bisa membayangkan beberapa kemungkinan yang bisa memperpanjang keharmonisan Lampard bersama pemain mudanya.

Lampard harus bisa mengatasi kondisi inkonsisten yang dialami Chelsea saat ini. Siapapun pemain megabintang yang datang, Lamps harus mengkondisikan atau menemukan strategi agar pemain mudanya bertahan, sekalipun masa bulan madu sudah berakhir.

Bagaimana caranya? Tentu saja, di sinilah kepandaian Lampard berkomunikasi dengan jajaran manajemen dan atasan diuji. Ia harus bisa mempresentasikan serta meyakinkan sang owner, Roman Abramovich, agar ia tetap mendapatkan waktu setidaknya hingga musim depan untuk membangun Chelsea bersama para pemain muda yang ia percaya.
Apakah ini artinya Chelsea tidak membutuhkan pemain bintang? Butuh kok, hanya saja dengan syarat, pemain yang akan bergabung wajib punya kualitas mumpuni dan kepribadian yang baik untuk membimbing juniornya menuju puncak gemilang cahaya dan mengukir cita seindah asa. Good luck, Lamps!

Komentar