cu7oouqzaj3a76ev96cjtg 650 80

Akhirnya sang legenda buka suara.

Robbie Fowler dikenal karena kemampuannya dalam mencetak gol, tetapi perayaan golnya pun tak kalah fenomenal, terutama saat ia merayakan golnya dalam derby Merseyside pada tahun 1999. Selama aktif menjadi pemain, mantan striker Liverpool itu menjadi sasaran dari sejumlah tuduhan yang tidak dapat dikonfirmasi oleh pendukung Everton bahwa ia adalah pengguna kokain.

Semua bermula ketika Fowler mencetak gol untuk Liverpool ke gawang Everton pada 21 tahun yang lalu. Pesepak bola asal Inggris itu pun merayakan golnya dengan berlutut di tanah dan berpura-pura mendengus garis gawang, tepat di depan pendukung Everton.

Perayaan itu membuat Fowler mendapat larangan empat pertandingan dan denda 32 ribu Poundsterling. Itu merupakan denda terbesar yang diberikan kepada pemain Liga Inggris pada saat itu.

hvcrbvhpkkmkgpqv46jzim 650 80

Saat ditanya apakah ia menyesal melakukan selebrasi itu pada tahun 1999, Fowler mengatakan kepada FourFourTwo, "Tidak akan! Aku dulu benar-benar diperhatikan oleh penggemar Everton, jadi aku akan selalu melakukannya.

“Aku tahu apa yang aku lakukan. Aku tidak peduli. Itu adalah kesempatan untuk mengakhiri semua pelecehan yang mereka lakukan kepadaku!"

Fowler adalah pemain yang begitu populer di Anfield. Ia mencetak 171 gol dalam 330 penampilan di semua kompetisi untuk Liverpool sebelum pergi untuk bergabung dengan Leeds United.

Kemudian, setelah sempat bergabung dengan Manchester City, Fowler kembali dengan Liverpool dan mengikat kontrak selama 18 bulan, di mana ia mencetak 12 gol dalam 40 pertandingan selama periode keduanya membela Liverpool.

Ketika ditanya mengenai periode mana yang menurutnya paling baik, Fowler melihat ke masa-masa awal kariernya bersama Liverpool yang sarat dengan tujuan. “Periode terbaik ada di awal karierku, dalam tiga atau empat tahun pertama," ujar Fowler. "Aku mungkin tidak pernah menjadi lebih baik lagi dari itu.

"Saat aku pensiun, aku berada di urutan ketiga dalam daftar pencetak gol terbanyak Premier League sepanjang masa, tetapi hari ini, catatan golku sudah berada di urutan ketujuh. Aku seharusnya bisa lebih baik dan mencetak lebih banyak gol, tetapi semua orang melupakan cedera yang aku miliki.”

“Aku tidak yakin sudah mencapai potensi terbaikku. Mungkin. Aku sudah mencoba. Aku selalu ingin menjadi lebih baik, jadi aku tidak pernah puas."

Foto-foto: FourFourTwo

Komentar