thumb marcomarche2018

Album baru, karakter baru.

Duo musisi muda bernama Chintana Ayukinanti dan Duta Pamungkas yang tergabung dalam MarcoMarche resmi nih merilis album keduanya bertajuk Down the Valley pada 18 Februari 2018 lalu, Paviliun 28, Jakarta Selatan.

Bertepatan dengan perilisan album keduanya tersebut, MarcoMarche juga membuat pesta kecil-kecilan dengan tampil memperkenalkan beberapa lagu yang ada di album Down the Valley.

Duta Pamungkas, pendiri MarcoMarche yang berperan sebagai 'Marco', mengungkapkan bahwa album kedua MarcoMarche berbeda dengan album pertama mereka bertajuk Warm House yang dirilis pada 2014. Pasalnya pada album keduanya ini, Duta mempercayakan Chintana untuk berperan sebagai ‘Marche’.

“Awalnya Chintana tidak yakin, tapi dia punya nyali untuk mencoba bermusik bersama. Meskipun saya bisa lihat Chintana ada beban karena harus menggantikan figur Marche yang sebelumnya dimainkan oleh Asterina. Itu bukan hal yang mudah, saya pribadi kagum dengan keberanniannya untuk menerima challenge ini,” cerita Duta tentang konsep Marco Marche di album keduanya.

Dengan formasi baru ini secara musikalitas Duta mengaku kehadiran Chintana membawa suasana yang baru dalam setiap lagunya.

“Karakter vokal sudah pasti berbeda dengan Asterina, dan buat saya keduanya sama-sama nge-blend dengan karakter vokal saya. Karakter yang menonjol dari Chintana adalah mood dan energi yang lebih happy, ceria, dan positif sehingga memperkaya warna dari MarcoMarche,” lanjutnya.

Secara aransemen di album Down The Valley ini mereka banyak menjelajah hal-hal yang belum pernah dilakukan di album pertama. Terutama libatan instrumen selain gitar juga lebih banyak di album kedua ini.

Menariknya, MarcoMarche memilih untuk menggunakan frekuensi 432hz dalam proses rekaman dan manggung mereka.

“Ini frekuensi bunyi alam, pada dasarnya kami percaya frekuensi ini lebih bisa membawa mood yang tenang, sejuk, dan damai. Walaupun masih ada pendapat yang berbeda di luar sana, tapi bagi kami ada pengaruh positifnya. Kami percaya energi positif dari lagu-lagu MarcoMarche lebih bisa tersalurkan ke pendengar dengan frekuensi alam ini,” jelas Duta mengenai teknis MarcoMarche.

Dalam album kedua ini, Duta dan Chintana memilih tema-tema tentang kehidupan, manusia dan perjalanannya atau peziarahan manusia di dunia, lalu tentang manusia yang berefleksi, berdialog dengan dirinya, sampai manusia yang bertumbuh dalam kedewasaannya.

“Tema atau isu yang kami angkat di album Down The Valley ini banyak menggunakan simbol-simbol dalam setiap lirik lagu kami, sehingga lagu-lagu kami membawa pesan yang mendalam namun tetap ringan untuk didengarkan,” tambah Chintana.

Judul album Down The Valley sendiri diambil dari salah satu judul lagu yang terdapat di album tersebut. Valley merupakan simbolisasi dengan perjalanan kehidupan setiap manusia yang memiliki ranah atau lembahnya masing-masing.

Nah, buat kalian yang penasaran dengan album Down the Valley dari MarcoMarche, bisa nih mendapatkan rilisan fisiknya berupa keping CD yang bisa dipesan melalui Instagram @marcomarche__ dan rencananya mereka akan menyebarluaskan di toko-toko CD.

Selain itu, album ini juga telah tersedia di gerai musik digital seperti iTunes, Apple Music, Spotify, Deezer, Joox, dan lain-lain.

 

(Foto: MarcoMarche dok.)

Komentar