Dekat-2015

“Tujuh bulan lalu, aku siap berhenti bernyanyi. Untuk apa bersuara merdu jika liriknya tak aku amini? Aku lelah menaiki anak tangga. Dipaksa menggapai angkasa, ingin langit hingga lupa membumi. Aku ingin menapak lagi. Yang aku mau hanya… merdeka. Merdeka. Merdeka. Bersama mereka, bertiga, ingin bahagia.”

Paragraf di atas dilontarkan oleh Chevrina Anayang, salah satu personel kelompok musik Dekat, di video channel trailer yang bisa kalian tonton di akun Youtube Dekat. Apa yang Chevrina bilang di atas emang pas banget menggambarkan kisah kelompok musik yang diperkuat juga Chevrina bersama dua personel lainnya, Mohammed Kamga dan Tahir Hadiwijoyo (Tata), tapi udah bubar jalan: Tangga. Bertiga, mereka ingin lahir kembali. Bermusik kembali. Tapi kali ini dengan karya yang mereka benar-benar cintai. Sedap!

By the way, kenapa sih milih nama Dekat?

“Karena kita dekat (satu sama lain). Si Tangga itu start-nya benar-benar strangers. Banyak banget hal yang gue senengi dan sesali dari ngeband sama Tangga selama sembilan tahun. Gue nggak sekadar kenal Tata dan Chevrina, gue ngerasa dekat banget sama mereka. Dan fondasi Dekat ya itu. Ini bukan kumpulan penyanyi-penyanyi terbaik. Ini bukan kumpulan lyricist- lyricist terbaik yang ada. Ini cuma tiga teman yang dekat banget dan mau buat musik bareng,” ujar mantap Kamga.

Awal Oktober 2014 kemarin, Dekat udah ngerilis album mini berjudul Lahir Kembali dalam format digital. Album mini tersebut berisi lima lagu: Lahir Kembali, Istimewa, Kembali Bekerja, Mana Dusta Mana Nyata, dan single yang baru dibuat video klipnya, Bila Aku. Lagu-lagu itu, menurut Dekat, adalah lagu yang akhirnya mereka ciptakan sendiri dan mereka suka.

“Gue pribadi sangat bahagia (dengan lagu-lagu Dekat). Bisa dibilang – untuk pertama kalinya – gue tiap manggung sama Dekat, gue menantikan semua lagu. Bahkan di hari-hari kalau lagi kosong manggung, lagi on the way kemana naik kereta, gue ngedengerin lagu gue sendiri yang gue simpen di HP; yang mana itu nggak pernah kejadian waktu di Tangga,” kata Tata.

So, kita tutup dulu cerita soal Tangga dan segera cari gigs di mana Dekat tampil. Niscaya kalian pasti terhibur dan bergoyang mendengar musik mereka! 

Komentar