kuntoaji mantramantra

Diajak berfikir, lebih santai, dan tenang.

Sempat merilis single baru di bulan November 2017 dengan tajuk “Konon Katanya”, dilanjutkan dengan mini album berjudul Overthinker (Demo) pada bulan Agustus 2018, akhirnya Kunto Aji merilis album penuh keduanya nih dengan tajuk 'Mantra Mantra' melalui label rekaman Juni Records.

Seperti yang P! kabarkan sebelumnya, dalam album terbarunya ini, Kunto Aji mencoba menceritakan isu mental health dari perspektif Kunto Aji sendiri. Penyanyi pemilik single hits “Terlalu Lama Sendiri” ini juga mengajak beberapa musisi ternama Indonesia yang dipercaya menjadi produser musik untuk lagu-lagu di album ‘Mantra Mantra’. Nama-nama produser musik tersebut adalah Ankadiov Subran, Petra Sihombing, Anugrah Swastadi, dan Bam Mastro.

Seperti yang dijelaskan Kunto Aji pada jumpa pers di hari Kamis (13/9) sore bertempat di Juni Records, Ankadiov Subran dipercaya untuk memproduseri lagu-lagu seperti “Sulung”, “Rancang Rencana”, “Pilu Membiru”, “Topik Semalam”, dan “Bungsu”.

Lagu “Sulung” merupakan lagu di awal album penuh kedua Aji, yang memiliki nuansa yang cukup tenang. Aji menganggap lagu “Sulung” sebagai pembuka yang pas di album keduanya. Dilanjutkan dengan “Rancang Rencana”, dimana Aji sedikit menggambarkan seseorang yang selalu berfikir panjang tentang rencana-rencananya, namun justru rencana tersebut menjadikan sebuah ketakutan.

“Pilu Membiru” lebih menceritakan tentang masalah-masalah yang tidak pernah diselesaikan. “Topik Semalam” bercerita tentang pengalaman Aji saat ingin mempersunting sang istri. Dan “Bungsu” sebuah lagu penutup dengan taste yang cukup santai.

Selain Ankadiov, nama penyanyi solo Petra Sihombing juga dilibatkan dalam lagu “Rehat” dan lagu “Jakarta Jakarta” yang mengisahkan tentang kondisi Aji saat memutuskan berjuang di kota Jakarta dari Yogyakarta.

Dilanjutkan dengan “Konon Katanya” yang diproduseri oleh Anugrah Swastadi alias Uga. Di lagu ini, Aji menceritakan bahwa di lagu ini ia terinspirasi dari film “Game of Thrones”. Proses penggarapannya pun paling cepat dibandingkan dengan lagu-lagu yang ada di album kedua ini.

Terakhir ada nama Bam Mastro. Yups, vokalis dari Elephant Kind ini dipercaya bisa menerjemahkan musik Aji di lagu “Saudade” yang menceritakan tentang hal-hal menyenangkan, namun ketika dibayangkan lagi hal tersebut sudah tidak lagi menjadi menyenangkan.

Nggak sampai di situ aja, dalam penggarapan visual, Aji mengajak seniman bernama Naufal Abshar untuk menggarap cover album ‘Mantra Mantra’.

Jika diibaratkan, Kunto Aji menyebut album ‘Mantra Mantra’ seperti Lia Eden yang sedang bermain musik. Nah, bagi kalian yang ingin mendengarkan album penuh ‘Mantra Mantra’, langsung aja deh simak di bawah ini:

 

Komentar