dewa separuh nafas aku waw

Tapi tak beginiiiiiii.

Hayo siapa yang sampai sekarang masih suka banget dengerin lagu-lagu Indonesia? P! salut banget deh buat lo yang masih seneng sama tembang ciptaan musisi dalam negeri. Bukan apa-apa sih, sekarang kan lo gampang banget tuh berpaling dari musik Indonesia ke mancanegara. Secara sekarang kan udah era digital dan kebantu banget sama YouTube, Spotify, atau JOOX. Jadi gampang banget deh kalo mau cari musik asyik yang ada di Jepang, Korea, Inggris, Italia, Perancis, Meksiko, Kolombia, Afrika Selatan, Senegal, sampai Pantai Gading. Cuma nih ya, lo suka ngeh nggak sih kalo banyak lagu Indonesia yang liriknya terlihat 'janggal'. Yaps, sampai detik ini masih banyak loh lirik yang salah eja, letak, maupun ucap. Jangan-jangan emang disengaja biar unik? Ya, terlepas dari apapun alasannya, lirik-lirik ini bisa bikin lo geregetan sih waktu dengerin lagunya. Ehe.

1. Merubah

RUBAH SEREMM
via animasi dan gambar bergerak

Ini kata-kata yang sering buanget muncul di lirik lagu beberapa musisi Indonesia. Yang bener sih harusnya 'mengubah', karena ini diambil dari kata dasar 'ubah' yang diberi imbuhan 'me-'. Kan sayang banget yah kalo udah bikin lirik yang romantis tapi malah bikin meringis miris. "Dan kau hadir merubah segalanyaaaa..."

2. Acuh

wklqkrhrqbk acuh
via Mp3.xyz

Ada loh beberapa lagu yang ngehits dan romantis banget tapi salah meletakkan kata-kata di dalam liriknya. Contoh nih, "Kau boleh acuhkan diriku dan anggap ku tak ada, tapi takkan merubah perasaanku kepadamu." Mungkin yang dimaksud di sini harusnya bukan 'acuh' tapi 'tak acuh'. Soalnya 'acuh' itu sendiri artinya peduli.

3. Fikir

lo fikiirrrr
via dont touch me

Mungkin aja orang pengen memasukkan kata 'fikir' karena terdengar lebih asyik dan renyah kayak ayam goreng upin ipin. Padahal sebenernya menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata yang tepat adalah 'pikir'.

4. Nafas

dewa separuh nafas
via YouTube/Global HD

"Separuh nafas ku terbang bersama dirimu...." Saking banyaknya lirik yang memakai kata 'nafas', orang jadi terbawa dan ikut-ikutan memakai kata nafas sampai ke pelajaran sekolah dan percakapan sehari-hari. Penulisan yang benar adalah 'napas'.

5. Jaman

jaman now
via iLikeSticker.com

Nggak tau deh siapa yang duluan mulai. Yang terbaru, kata-kata 'Kids Jaman Now' populer banget di semua kalangan. Sampai-sampai, ketika kalimat itu dimasukkan ke dalam lagu, liriknya pun nggak mengalami perubahan sedikitpun dan tetap memakai kata 'jaman' Padahal yang bener sih, 'zaman'.

Intinya kesalahan penulisan ini bisa jadi pelajaran berharga buat para musisi ke depannya. Jangan jadikan ini sebagai bahan olok-olok yah. Namanya manusia, pasti nggak lepas dari kesalahan. Tinggal bagaimana cara mereka untuk belajar dari pengalaman biar jadi musisi yang lebih asoy lagi. Eaaaaa.

Komentar