Penggemar musik death metal cinta damai gaes.

Macquarie University asal Australia baru baru ini mengumumkan hasil penelitiannya terkait penggemar musik death metal. Penelitian tersebut membuktikan bahwa musik death metal, alih-alih agresif dan bikin rusuh, justru bikin pendengarnya merasa "bahagian dan damai ketika mendengarkan musik tersebut.

Penelitian ini dilakukan dengan memperdengarkan lagu "Eaten" dari Bloodbath pada 80 partisipan. Sebanyak 32 di antaranya adalah penggemar musik death metal, sementara sisanya bukan. Penelitian ini dilakukan untuk mencari tahu apakah "paparan jangka panjang terhadap media kekerasan dapat menurunkan sensitivitas terhadap penggambaran kekerasan."

Dalam penelitian tersebut mereka yang bukan penggemar musik death metal merasa "ketegangan, marah dan takut," sementara penggemar musik death metal merasa "damai, bahagia, kuat dan kagum." Ini juga membuktikan bahwa gambaran brutal dan kekerasan tidak berpengaruh rendah pada penggemar musik ekstrim.

Penelitian ini merupakan investigasi jangka panjang dari seorang professor Australia, Bill Thompson. "Penggemar musik death metal adalah orang-orang baik," ungkap Thompson, dilansir dari BBC. "Mereka nggak akan keluar dan menyakiti orang lain."

"Banyak orang menikmati musik sedih, dan hal tersebut menimbulkan paradoks - kenapa kita mau membuat diri kita sendiri sedih? Hal yang sama berlaku juga untuk musik bertema agresif dan kekerasan," jelas Thomson. "Sebagai ilmuwan, kami ingin tahu, dan secara bersamaan ingin mengenaliapakah kekerasan dalam media adalah isu yang penting secara sosial."

"Alih-alih membuat pendengarnya merasa agresif dan kasar, musik death metal membantu pendengarnya mengalihkan atau menyalurkan emosi negatif, meningkatkan energi, dan memunculkan emosi yang kuat dan mendalam."

"Wajar bagi mereka yang nggak mendengarkan musik metal merasa bermasalah dengan lirik yang penuh kekerasan dan sering kali misoginis, yang biasanya tidak memiliki konteks naratif dan poin moral yang membenarkan representasi kekerasan dalam teater atau film."

Komentar