dialog dini hari 1

Suguhkan musik yang berbeda hingga insiden kecil yang menghentikan sejenak pertunjukan.

Sukses memperkenalkan album terbaru bertajuk ‘Parahidup’ melalui platform musik digital pada 17 Juli 2019 lalu, trio folk asal Bali, Dialog Dini Hari baru aja nih menggelar konser solo album baru mereka pada Kamis (22/8) di Rossi Musik, Fatmawati – Jakarta Selatan.

Konser yang dihadiri kurang lebih 200-300 penikmat musik Dialog Dini Hari ini terbilang cukup intim. Soalnya nih, penonton yang hadir bisa menikmati penampilan grup yang diperkuat oleh Pohon Tua (vokal, gitar), Zio (bass, keyboard) dan Deny Putu (drum) tanpa sekat dan jarak.

Dialog Dini Hari malam itu pun menyuguhkan kurang lebih 16 lagu yang dimainkan selama kurang lebih 2 jam. Dibuka dengan lagu “Yamko Rambe Yamko” versi akustik yang dimainkan oleh Pohon Tua, Dialog Dini Hari merasa sedih atas kejadian rasis yang menimpa mahasiswa dan mahasiswi Papua yang berada di Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Selanjutnya, giliran lagu “Pralaya” dimainkan. Lagu ini merupakan lagu pembuka Dialog Dini Hari di album terbarunya. Tanpa panjang lebar, DDH melanjutkan dengan single “Pohon Tua Bersandar”, “Peran Terakhir”, “Dalam Kedangkalan”, “Cahaya Perkasa”, dan “Kuingin Lihat Wajahmu”.

dialog dini hari 2

Untuk mengenang sahabat sekaligus teman bermusik Pohon Tua, Dialog Dini Hari mempersembahkan lagu “Kawanku” untuk Indra Made (Navicula) dan Aray Daulay (ex Steven Coconut Trees). Terlihat saat menyanyikan lagu tersebut, Dadang a.k.a Pohon Tua terlihat sangat kehilangan kedua sahabatnya dan melanjutkannya dengan lagu “Pelangi”.

Selesai memainkan dua lagu tersebut, ada sedikit insiden kecil di pinggir panggung sampai pertunjukkan sempat terhenti beberapa menit. Pohon Tua terjatuh dari panggung saat ingin mengganti instrumen gitar, namun tidak mengalami luka serius.

Setelah insiden kecil, Dialog Dini Hari melanjutkan dengan lagu di album ‘Parahidup’, yakni “Hyena” dan “Tikus”. Di mana saat membawakan kedua lagu ini, Dialog Dini Hari mengajak Stella Gareth dari Stellar untuk berkolaborasi di atas panggung.

dialog dini hari 3

Nggak cuma Stella Gareth aja yang diajak kolaborasi, di kesempatan konser album ‘Parahidup’ ini Dialog Dini Hari juga melibatkan Aik Krisnayanti dari Soul and Kith untuk mengisi vokal latar di beberapa lagu yang dibawakan malam itu.

Memasuki pukul 22:00 wib, penonton yang khusuk melihat penampilan berbeda dari Dialog Dini Hari pun masih penasaran dengan beberapa lagu yang belum dimainkan. Giliran lagu “Sediakala” dan “Jerit Siksa” dan “Oksigen” dimainkan.

Untuk menutup konser mini album ‘Paralaya’, Dialog Dini Hari mempersembahkan dua lagu terakhir yaitu “Tentang Rumahku” dan “Hidup”. Melihat penampilan Dialog Dini Hari pada Kamis (22/8) malam terlihat cukup banyak perubahan nuansa musik yang disuguhkan mereka. Namun, Dialog Dini Hari masih menyuguhkan lirik-lirik yang cukup kritis yang diambil dari pengalaman hidup para pesonilnya.

Sukses terus untuk Dialog Dini Hari, dan bagi kalian yang ingin mendapatkan album fisik ‘Parahidup’ dan merchandise-nya bisa nih langsung pesan melalui Instagram resmi @dialogdinihari.

Komentar