cover era 575686796

Salut!

"Kapan main lagi? Kapan album? Udah ada merch? Eh udah ada video klip belum sih?" Itulah beberapa pertanyaan yang sering dijumpai Banana For Silvy dari kawan-kawan yang mereka jumpai di tiap gig, angkringan, atau warung kopi. Entah itu hanya basa basi atau memang mereka peduli. Bukan hal mudah bagi Banana For Silvy untuk mewujudkan album bertajuk "Era".

Tentunya banyak sekali proses yang dilalui Banana For Silvy, mulai dari pencarian jati diri, mulai dari menjadi EO dadakan, berkomunitas, membuat kolektif, sampai membuat records label mandiri yang masih bertahan sampai saat ini. Awal cerita dimulai tahun 2012 setelah proses EP rampung. Namun, waktu berkata lain, hingga 2014 Banana For Silvy tak juga menyelesaikan album penuh ini. Sampai akhirnya tahun 2014 Banana For Silvy memutuskan untuk merilis ulang EP dalam bentuk kaset dan pouch yang dirilis sendiri dalam jumlah terbatas. Tahun yang sama juga merupakan lahirnya Label amatir milik Banana For Silvy yaitu Otakotor Records.

cover era yh6765h

Tak kurang dari 7 studio sudah dicicipi Banana For Silvy, mulai dari Lahan Eross, 350 Studio, Studio-one/Rumah Bata Studio, MMPro Studio, Apartment Kalibata, Olivine Studio, hingga Kelapa Muda Studio. Semuanya itu tak juga membuahkan hasil, sekalipiun berbagai aransemen sudah dicoba.

Kemudian secara tak sengaja Banana For Silvy dipertemukan dengan Watch Tower Studio. Di situlah puing-puing harapan tersusun kembali hingga tak terasa dua tahun menjelang album "Era" rampung.
Setelah semua selesai, Banana For Silvy masih juga berkutat dengan judul lagu dan tema album, hingga akhirnya Banana For Silvy memliih "Era" sebagai judul untuk album pertama ini. "Era" adalah gambaran waktu dan proses dari semua ini, di mana semua dimulai dan harus diselesaikan, tanpa ada sisa.

Tujuh lagu disusun dalam album ini. "Intro/Era/We Just Come Back From The Dead and We Realise This is Real", "Black Wood", "Disaster", "Kiss Me Then Kill Me", "Atlantis", "Bomb City", "Five Pounds Chicken (feat. Merenauval)". Tak sia-sia, album ini pun terdengar sangat matang dan menyenangkan. Simak saja nomor yang begitu asyik pada "Kiss Me Then Kill Me" dengan distorsi yang begitu kuat serta "Five Pounds Chicken" yang sangat energik.

banana era 457565h5

Banana For Silvy juga berkolaborasi dengan beberapa teman yaitu Rangga/Jagatsuri untuk artwork, Adit505 untuk video musik, dan Merenauval sebagai penyanyi dan pembuat lirik pada lagu "Five Pounds Chicken". Ada pula Bable Sagala yang membantu urusan dapur studio, mulai dari recording, additional player drum, hingga music director pada lagu "Kiss Me Then Kill Me", "Bomb City", dan "Atlantis".
Banana For Silvy adalah Ahmad Imanuddin (Udin/Otakotor) pada gitar dan vokal, Dani Sandra pada bass. Proses rekaman album "Era" juga dibantu oleh Bima (Crown Of Midas) pada gitar, serta Adam (Marsmolys) pada drum.

Album ini dirilis dalam bentuk Boxset dan Paket Hemat yang sudah dibuka Pre Order-nya mulai tanggal 25 November - 08 Desember 2019 melalui Otakotor Records. Banana For Silvy juga sudah merilis music video "Five Pounds Chicken" pada kanal YouTube Otakotor Records, dan lagu "Bomb City" pada saat polemik pemerintahan yang terjadi beberapa waktu lalu.

Komentar