Sentimental-Moods

Sentimental Moods membawakan ulang lagu-lagu nasional.

Hari ini, 10 November, kita memperingati Hari Pahlawan. Banyak cara untuk memperingati hari ini, salah satu yang punya cara unik adalah band ska asal Jakarta, Sentimental Moods!

Band yang diperkuat oleh Amoroso Romadian (trombone), Daniel Sukoco (baritone saxophone), Dharmo Soedirman (piano & hammond), Pardifa Effrido (bass), Ranando Arliccan (percussions), Taufiq Alkatiri (trumpet), Wirastomo H.W (giitar, vokal, & agitator), Yurie Fachran (tenor saxophone) ini resmi menyebar gratis mini album berjudul November Sepuluh melalui blog resmi mereka.

"Sentimental Moods tertantang untuk membawakan lagu nasional, lagu perjuangan, lagu-lagu yang saat jaman SD beberapa personel kami sering bawakan untuk belajar musik. Entah itu pake recorder/pianika juga choir/paduan suara," tulis Sentimental Moods tentang mini album ini.

Cover-Album

November Sepuluh berisi empat lagu yang dibuat oleh tiga pencipta lagu legendaris Indonesia, yaitu Di Timur Matahari (WR. Soepratman), Jembatan Merah berkolaborasi dengan vokalis White Shoes & the Couples Company, Aprilia Apsari (Gesang), Sepasang Mata Bola (Ismail Marzuki), dan Jembatan Merah versi instrumental.

"Selain karena membawakan lagu perjuangan, juga sebagai bentuk apresiasi Sentimental Moods terhadap para pahlawan. Yup, tiga komposer tersebut selain memang sudah digelari pahlawan nasional, bagi kami mereka lah pahlawan bagi musik Indonesia," ungkap Sentimental Moods.

Selamat hari Pahlawan!

(Foto: facebook.com/sentimental.moods)

Komentar