thumb screenshot 2016 02 07 09 23 03 com.instagram.android 1455616339089

Riuh, Menggila, dan Intim.

Setelah merilis debut album 'The Origin Forgotten', unit metal core asal Bandung, In Place Of Hope (5/2) lalu sukses nih menggelar 'hajatan' bertajuk The Origin Forgotten Show di Fame Station, Bandung.

Dalam 'hajatan' tersebut In Place Of Hope yang beranggotakan Fajar Loudz (Vokal), Sandi Simon (Gitar), Deni Kocun (Gitar), Rangga Lazarus (Bass) dan Ade Kurniawan (Dram) telah dinantikan ratusan penonton yang menunggu sejak sore hari.

Membawakan 9 lagu dari album perdana 'The Origin Forgotten', serta satu lagu milik Pantera berjudul "Cemetary Gates", suasana venue seketika menjadi riuh saat "Blood Toast" meluncur mulus dari atas panggung Fame Station.

Alunan nada distorsi gitar Deni Kocun dan Sandi Simon yang berpadu dengan rhytm bass bentukan Rangga Lazarus serta pukulan dram Ade Kurniawan membuat sang frontman, Fajar Loudz, berhasil membuat seisi Fame Station menjadi liar.

Seakan tak ingin melihat penonton menghentikan kegilaannya malam itu, In Place Of Hope melanjutkan dengan deretan lagu lainnya, seperti "Death Spreader" yang berkolaborasi dengan Anggi (Revenge The Fate), "Black Recital" featuring Balum dan Agung Hellfrog dari Burgerkill), "Towards Forever" featuring Hardy (Taring), dan "Menjilat Matahari" featuring Fahmi (Inwise).

Nggak sampai di situ aja, lagu "Negosiasi Mati", "The Origin Forgotten", dan "Flesh and Thunder" melengkapi set list penampilan klimaks In Place Of Hope.

Selain berkolaborasi bersama musisi-musisi cadas lainnya, pesta perilisan album 'The Origin Forgotten' dimeriahkan oleh penampilan Muck, Error Brain, Beside, Nemesis, dan Fraud. Kerennya lagi nih The Origin Forgotten Show sukses berlangsung tanpa dukungan sponsor.

Sekedar info aja nih, album perdana In Place Of Hope sendiri digarap dalam waktu 1 tahun, dengan naungan Shield Records sebagai label dan diproduseri oleh Yayat Achdiyat yang merupakan suksesor empat album Burgerkill.

Keterlibatan Yayat sebagai produser di album perdana kwintet asal Bandung ini juga merupakan album perpisahan seorang Yayat sebelum akhirnya memutuskan untuk mundur dari dunia musik.

thumb img 20160210 wa0070

thumb screenshot 2016 02 07 09 22 41 com.instagram.android 1455616312754

thumb screenshot 2016 02 07 09 22 15 com.instagram.android 1455616269961

thumb screenshot 2016 02 07 09 22 07 com.instagram.android 1455616254353

thumb screenshot 2016 02 07 09 22 23 com.instagram.android 1455616281721

 

Komentar