float keruh

Sebuah lagu yang memotret suasana batin saat jatuh tersesat.

Terakhir kali merilis album '10' di tahun 2014 lalu, Float kembali nih dengan single terbarunya. Minggu (3/4), Float resmi merilis single berjudul "Keruh" dalam fotmat digital.

Lagu ini merupakan sebuah lagu bertempo pelan yang memotret suasana batin saat jatuh tersesat. Selain itu, lagu ini lahir pada saat maraknya berita mengenai kebakaran hutan dan lahan gambut di berbagai wilayah di nusantara.

Seperti karya-karya rekaman lain yang telah dirilis sebelumnya, "Keruh" telah melewati proses transformasi yang panjang sejak tahap awal kelahirannya pada tanggal 12 Oktober 2015 lalu.

Bermula dari penyusunan nada vokal dan struktur lagu yang kemudian dilanjutkan dengan penulisan lirik, proses penciptaan lagu ini akhirnya selesai dilakukan Meng (vokal) menjelang akhir Oktober 2015.

Komposisi instrumen pada aransemen musik pertama yang terdiri dari bass, drums, organ, flute, dan string section pun akhirnya diubah oleh Meng dan Remon pada sesi rekaman yang dimulai pada pertengahan Februari 2016 lalu. Selain Meng pada vokal & gitar akustik dan Remon pada bass, proses rekaman single ini juga melibatkan David Qlintang yang mengisi instrumen gitar elektrik dan Ria Zipie pada flute.

Untuk pertama kalinya, Float merilis sebuah karya rekaman dengan format audio beresolusi tinggi (24-bit, 48kHz) agar setiap detil bunyi dalam komposisi musiknya dapat seutuhnya menyampaikan makna lagu ini. Meski format audio beresolusi tinggi ini hanya tersedia di iTunes & Apple Music, format lain juga dapat diperoleh di digital stores lainnya.

Single "Keruh" juga bisa dinikmati melalui FloatProject.

Komentar