Hujan yang mengguyur kawasan Bandung dan sekitarnya nggak menyurutkan sama sekali nyali para penikmat musik berdistorsi berat kota kembang, buat dateng ke Auditorium IFI (Institut Francais Indonesia) Bandung.
 
Ada apaan sih? Kok, rela ujan – ujanan? Ternyata di Auditorium tersebut sebuah unit blues rock heavy metal, Komunal tengah menggelar konser mereka yang bertajuk Gemuruh Musik Pertiwi (11/10). Konser ini juga merupakan bagian dari Liga Musik Nasional. 
 
Nah, si Liga Musik Nasional itu merupakan segerembolan penikmat berat musik yang ingin berbagi tontonan musik yang asik. Gimana gak keren tuh? Didalemnya emang di isi orang-orang keren, dan itu terbukti dengan Liga Musik Nasional sebelumnya yang sukses datengin band-band keren macem Rajasinga, Jeruji, Speedkill, sampe Sigmun, Melancholic Bitch dan akhirnya Komunal.
 
Konser Gemuruh Musik Pertiwi ini, berlangsung sekira dua jam. Nah, empat pemuda belati yang terdiri dari Doddy Hamson pada vokal, Muhammad Anwar Sadath di gitar, Reza HK pada drum dan Arief Snik bassis tamu, yang menggantikan Arie Khomaini yang sedang absen berhasil menyihir penonton yang dateng malem itu. Dari mulai tirai dibuka sampai akhir pertunjukan, kayanya yang nonton gak kehabisan energi. Soalnya, selain sing along mereka juga asik stage diving.
 
Penampilan yang langka lho, gimana nggak coba? bisa nonton Komunal, tampil dengan setlist dua puluh lagu, plus dua lagu yang di ulang atas permintaan penonton. Belum lagi penampilan spesial dari Ginan Mood Altering di lagu Ngarbone dan Edo Gordo di lagu Higher Than Mountain. Semua lagu album Gemuruh Musik Pertiwi dibawain, ditambah beberapa lagu dari album Hitam semesta dan Panorama. Seru banget, belum lagi tingkah dan celetukan khas Om Dod, panggilan akrab vokalis Komunal yang bikin penonton nyengir-nyengir.
 
“Kok, yang nonton kenal semua ya? Komunal, nggak punya fans kayanya? Tapi Komunal punya teman,” ujar Doddy Hamson, disela – sela penampilanya.
 
Konsernya sendiri, berjalan dengan aman. Mars Pasukan Perang Dari Rawa dimainkan sebagai penutup. Dan semua orang nampak sumringah. Untuk kemudian pulang dengan seribu kisah seru sisa konser semalam.
 
 
 
 
 
 
 

Komentar