antisceptist

EP bernuansa dangdut dan psychedelic folk.

Saptarasa, kuintet asal Bogor yang dihuni Dewo Iskandar, Alexander Bramono, Erick Tegar, Ayu Novianti, Gemawan “Ajo” Geri yang menggabungkan antara dangdut dan psychedelic folk, baru aja nih merilis EP perdana bertajuk Anti-Sceptist format digital melalui Amplop Records pada 28 April 2017 lalu.

Proses penggarapan EP perdana ini bisa dibilang cukup memakan waktu lama, yakni dimulai sekitar pertengahan tahun 2016 lalu.

“Proses penggarapan EP ini sendiri dimulai sekitar pertengahan tahun 2016 lalu dimana garis besar dari musiknya sendiri sudah ada, gue hanya tinggal memasukkan unsur-unsur yang sesuai karakter gue sendiri dan teman teman yang lain. Bahkan tidak hanya folk dan psychedelic, EP ini juga disusupi unsur Rock, Blues, dan sedikit unsur klasik dari Ayu, keyboardist kita,” cetus Gemawan “Ajo” Geri, sang perkusionis.

“Kami memilih untuk merilis EP dulu agar publik bisa mengenal musik kami lebih cepat, karena kami percaya bahwa ide memiliki momennya masing-masing,” ujar Erick, gitaris.

EP yang berisi 5 track ini, juga akan dirilis dalam bentuk kaset secara limited edition oleh Nastard Records dan nantinya juga akan dirilis dalam bentuk CD oleh Paviliun Records.

Beberapa waktu lalu, Saptarasa menggelar showcase perdana mereka yang dimeriahkan oleh 90 Horse Power, Tanya Ditaputri, Life Cicla dan AreYouAlone? di Paviliun 28.

Mengenai nama EP perdana, Dewo, sang vokalis,menambahkan: ”Kenapa namanya ‘Anti-sceptist’? Karena kita mau mengingatkan bahwa jangan pernah bersikap skeptis terhadap mimpi sendiri. Gue masih ingat kata Bokap (Joni Iskandar), ‘adakanlah yang tidak ada, karna yang gak ada itu ada’. Maksudnya, buatlah karya yang unik dan orisinil.”

Komentar