Midnight Quickie - Being Bad Feels Good

 

Album debut yang kalo didengerin bawaannya pengen goyang. Terus dengerin lagi, dan goyang lagi.  

Satu – dua tahun belakangan Electronic Dance Music (EDM) memang menjamur di dunia termasuk Indonesia dan turut membawa Midnight Quickie untuk menemukan momen mereka. Nama yang kian hari semakin dikenal lewat materi-materi yang mereka lempar sebelumnya seperti Bebas Lepas atau City Lights. Dan akhirnya, muncullah debut album mereka, Being Bad Feels Good ini.

Dengan artwork yang sederhana, Midnight Quickie menyajikan 11 track yang membuat pendengarnya bergerak dengan sendirinya. Ya, Forever Young,Walking Away dan Bersamamu langsung membuka album ini dengan penuh semangat. Nuansa elektronik yang berbeda hadir ketika sampai di track Cerita Di Antara Kita dan Derap Langkah yang berlirik patah hati bercampur kecewa. Keduanya sukses diramu dengan catchy dan dirasa menjadi nomor yang asik untuk mereka yang mau kenalan dengan Midnight Quickie lebih jauh lagi. Disusul sama City Lights feat. Radhini & Dmust Akira, One Day, Bebas Lepas, Lantai Dansa (Just Dance) feat Astronaughty, In Love yang nggak kalah asiknya.

Nggak lupa juga dengan Honocoroko yang diletakkan sebagai penutup album ini. Midnight Quickie mencoba mencampurkan musik EDM yang mereka mainkan dengan sisi-sisi tradisional. Iya, Charita Utamy nyinden di track ini. Asoy!  

Overall, album ini ringan dan cukup mudah dinikmati kok, bahkan buat kalian yang bukan pendengar EDM. Cobain denger aja, minimal kalian paling goyang-goyang sendiri. Dijamin bikin gelantungan di kereta atau bis makin asik sambil goyang kejut. By the way, vokal dari Charita Utamy memiliki pengaruh yang besar di dalam seluruh track yang membuat Midnight Quicky cukup berciri. Lumayan bikin pengen telfon-telfonan unyu sebelum bobok nanti malem. Eaaaa…

 

Komentar