Ada suguhan warna lain yang dibawa Ansaphone lewat album barunya yang berjudul Dancing In the Colours ini.
 
Rasanya, mereka lebih bereksplorasi dengan sound yang lebih match, rumit, dan variatif, yang artinya mencoba keluar dari pattern musik sejenis yang seragam. 
 
Salah satu yang cukup mencuri perhatian adalah Dread. Track ke-3 album ini punya ketukan drum yang terbilang variatif dan beda. Frame, yang ada di urutan ke-5 di album ini, juga menarik. Mereka seolah ngasih unjuk kalo kalo musik shoegaze/dream pop nggak melulu punya pola aransamen quiet-loud-quiet.
 
Kalo dari segi sound, kayaknya Ansaphone udah cukup ngerti gimana meracik musik mereka supaya terdengar lebih seru. Buat menambah warna, Ansphone ngegaet Dean Genial Iqbal dari Slylab buat ngisi synth di lagu Man In The Ocean, sehingga kerasa nuansa electronic-nya.
 
Lewat rilisan terbarunya ini, Ansaphone menawarkan perubahan kepada pendengarnya. Debut full length album terdengar lebih apik dan matang ketimbang rilisan mereka terdahulu. Sayang, album ini nggak dibarengi sama sleeve artwork yang mumpuni. Harusnya album ini bakal bisa lebih maksimal, kalo artwork digarap lebih maksimal. 
 
Secara overall, album ini layak buat dikoleksi. Barisan lagunya juga pas buat menemani segala suasana hati. Entah itu bersantai di kala hujan, bahagia, sedih, ataupun gamang. 

Komentar