sinead oconnor rjru585tt 1570650356

Apakah mereka menyesal?

Bagi beberapa musisi, kesuksesan adalah sesuatu yang sifatnya tidak menentu. Mereka bisa saja berada di suatu malam membahagiakan bersama penonton yang memenuhi konsernya, tapi keesokan harinya langsung mengalami hari yang kacau karena ucapan kasarnya viral di media sosial. Satu langkah keliru bisa langsung mengubah karier sang musisi dalam waktu semalam. Bayangkan, apa yang terjadi ketika seorang musisi mengatakan sesuatu yang tidak dapat dilupakan dalam sebuah wawancara atau dalam beberapa kicauan di Twitter mengenai sebuah pandangan hidup atau cita-cita politiknya yang keliru? Berikut adalah beberapa musisi yang telah mengakhiri kariernya dalam seketika karena membuat pernyataan kontroversial dalam sebuah wawancara.

Lil Wayne

lil wayne gfthtu86786 1570650356

Lil Wayne dikenal sebagai seorang musisi dan penulis lagu yang kaya akan perbendaharaan kata dalam setiap liriknya. Namun, pada tahun 2013, Lil dianggap oleh banyak orang terlalu berlebihan ketika memasukkan nama Emmett Till dalam lagu "Karate Chop". Dalam lagu itu, Lil mereferensikan tindakan seksual pada wanita dengan sosok Emmett Till. FYI, Emmett Till dibunuh saat ia berusia 14 tahun karena diduga bersiul pada seorang wanita kulit putih pada tahun 1955.

Kemudian Lil Wayne membuat sebuah pernyataan. "Aku sangat menghormati mereka yang membuka jalan bagi kebebasan dan kesempatan yang bisa dinikmati orang Afrika-Amerika saat ini," tulis pelantun tembang "Lollipop" itu dalam sebuah permintaan maaf yang panjang. "Sebagai pemilik bisnis yang mempekerjakan beberapa karyawan Afrika-Amerika dan memberikan cinta kasih kepada organisasi yang membantu kaum muda untuk mengejar impian mereka, aku punya tujuan utama untuk memajukan komunitas kami." Lil juga berjanji untuk tidak membawakan lagu "Karate Chop" di setiap panggungnya dan mendukung keputusan label rekaman untuk menghapus lagu itu.

Lil Wayne kembali menuai kontroversi pada tahun 2016 karena tidak tahu apa itu pergerakan "Black Lives Matter". "Aku tidak merasa terhubung dengan pergerakan yang tidak ada hubungannya denganku," ujarnya ketika mengabaikan gerakan sosial tersebut dalam sebuah wawancara dengan Nightline. Sang reporter sempat menjelaskan lebih jauh tentang tujuan gerakan tersebut saat itu, yang menurut Wayne, "Itu terdengar aneh ... Aku tidak tahu apa itu. Jangan datang kepadaku dengan omong kosong itu. Hidupku lebih penting, terutama bagi bisnisku." Setelah mempermalukan dirinya sendiri, Wayne keluar dari sesi wawancara itu sambil berkata, "Aku bukan politikus."

Ashlee Simpson

ashlee simpson 6585jtjf 1570632811

Ashlee Simpson memiliki semua bakat sebagai penyanyi dan bintang pop masa depan seperti yang dimiliki sang kakak, Jessica Simpson. Namun, karier Ashlee hancur dan terbakar dengan cepat ketika ia gagal melakukan lip-sync dan membuat alasan yang cukup arogan. Menurut Today, Simpson sedang membawakan lagu keduanya malam itu, "Autobiography", pada acara Saturday Night Live tahun 2004 ketika vokalnya untuk lagu sebelumnya, "Pieces of Me," mulai diputar. Ashlee berusaha menyelamatkan penampilannya dengan menari, tetapi akhirnya ia meninggalkan panggung dengan sangat malu. Acara tersebut pun dipotong dengan iklan.

Anehnya, dalam sebuah wawancara, Ashlee malah menyalahkan band yang mengiringi penampilannya. "Aku merasa sangat buruk. Bandku mulai memainkan lagu yang salah." Label rekamannya kemudian mengeluarkan pernyataan bahwa semua itu adalah kesalahan komputer.

Segalanya menjadi lebih gila bagi Ashlee ketika ia mengaku melakukan lip-sync karena sedang berada di bawah banyak tekanan dari acara promosi yang dilakukan secara terus-menerus, sehingga memengaruhi kualitas suaranya. "Aku tidak bisa membatalkan sesuatu seperti SNL," tulis Ashlee di situs resminya. "Kamu dan aku sudah tahu bahwa meskipun aku lip-sync atau tidak pada saat itu, aku masih akan dilihat oleh jutaan orang, bahkan mungkin aku masih bisa membuat beberapa orang terkesan dan mau menjadi penggemarku."

Dalam sebuah wawancara dengan majalah Lucky, Ashlee berkata, "Aku benar-benar menentangnya dan tersinggung karenanya," kata Simpson mengenai lip-sync. "Aku akan pergi untuk menunjukkan bakatku yang sebenarnya ... Secara pribadi, aku tidak pernah mau (melakukan lip-sync). Itu (lip-sync) tidak menunjukkan karakterku yang sebenarnya."

Sinead O'Connor

sinead oconnor rjru585tt 1570650356

Pada tahun 1992, di puncak karier musiknya, Sinead O'Connor membuat sebuah penampilan kontroversial pada acara Saturday Night Live. Awalnya, sang penyanyi membawakan versi cappella lagu "War" milik Bob Marley. Siapa sangka, O'Connor rupanya mengubah beberapa bait liriknya untuk menggambarkan kasus pelecehan anak yang diangggapnya telah merajalela di gereja, lapor The Guardian. Di akhir penampilan emosionalnya, Sinead O'Connor merobek foto Paus Yohanes Paulus II. Aksi itu pun membuat penonton kaget.

Ketika berbicara dengan majalah Irlandia Hot Press beberapa tahun kemudian, O'Connor mengatakan keputusannya untuk merobek foto Paus terinspirasi oleh Bob Geldof yang merobek foto John Travolta dan Olivia Newton-John di sebuah acara televisi. "Dan aku berpikir, 'Ya, bagaimana jika seseorang merobek foto Paus?' Separuh dari diriku seperti: 'Ya Tuhan, aku ingin sekali melihat apa yang terjadi.'"

O'Connor juga mengatakan bahwa foto Paus itu sebenarnya berasal dari dinding kamar ibunya. Melansir The Guardian, O'Connor mengaku bahwa aksinya itu tidak serta-merta mengartikan kebencian pada agamanya. "Hal yang menurutku salah adalah bahwa orang-orang dan para pemuka agama salah mengartikan apa sebenarnya agama Katolik," ujarnya kepada The Guardian dalam sebuah wawancara pada tahun 2010. "Apakah kita membutuhkan Paus? Mengapa kita membutuhkan seorang Paus? Kristus tidak membutuhkan seorang wakil. Sepuluh tahun dari sekarang gereja tidak ada yang menyerupai apa yang telah terjadi."

Karier O'Connor tidak pernah sama sejak itu, tetapi semua itu tidak menghentikannya untuk membangkitkan drama kehidupan lainnya.

Lee Ryan

lee ryan tyi867 1570631833

"Siapa yang peduli tentang New York ketika gajah-gajah dibunuh?" ucap Lee Ryan dari boyband asal Inggris, Blue, dalam sebuah wawancara dengan The Sun (via NME). "Mereka mengabaikan hewan yang lebih penting. Hewan perlu diselamatkan dan itu lebih penting."

Tanpa konteks apa pun, pernyataan itu mungkin telah menyinggung warga New York, tetapi Ryan mengatakan ini sebulan setelah Tragedi 9/11. Ryan, yang saat itu berusia 18 tahun, kemudian memberikan penjelasan. "Sekarang kamu mungkin sudah mendengar tentang komentar bodoh yang kubuat kemarin untuk surat kabar The Sun," ujarnya dalam sebuah pernyataan. "Aku hanya ingin mengatakan kepada kalian semua betapa aku menyesal, aku tidak percaya bahwa aku telah mengatakannya. Aku bahkan tidak bermaksud seperti itu dan saat aku mengatakannya aku seperti 'Ya Tuhan, itu bukan apa yang aku maksudkan.'"

Ryan melanjutkan pernyataannya dengan mengatakan bahwa para teroris itu mengerikan dan ia menangis ketika menyaksikan menara kembar World Trade Center (WTC) di kota New York runtuh. "Aku tidak pandai berkata-kata dan aku berusaha melibatkan diri, tetapi aku tahu apa yang aku katakan ketika aku meminta maaf."

Terlepas dari permintaan maafnya, karier Ryan dan Blue tidak pernah pulih sejak itu. The Guardian melaporkan bahwa pada 2015, Ryan menjadi anggota terakhir Blue yang bangkrut.

Sederet pengalaman para musisi tersebut tampaknya menjadi pelajaran penting bagi para musisi lainnya di generasi masa kini maupun yang akan datang. Segala pernyataan yang keluar dari seorang musisi, terutama yang sedang berada di puncak kariernya, akan selalu menjadi pusat perhatian dan bisa mendatangkan sebuah risiko. Semoga saja, pernyataan maupun sikap para musisi bisa semakin mendewasakan peradaban dan tidak membuat kita menjadi orang yang terlalu mudah terbawa perasaan.

foto-foto via nickiswift

Komentar